VIDEO - Ditanya Soal Nota Dinas Apa Ada Kaitannya dengan Uang Rokok? Wawan Jawab Tak Tahu

Ditanya soal Nota Dinas Bupati apakah untuk mencairkan uang rokok, Wawan Suhendra, Sekertaris Dinas Mesuji ngaku gak tahu apa-apa.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ditanya soal Nota Dinas Bupati apakah untuk mencairkan uang rokok, Wawan Suhendra, Sekretaris Dinas Mesuji ngaku gak tahu apa-apa.

Hal ini diungkapkan Wawan Suhendra saat menjalani sidang lanjutan suap fee proyek infrastruktur Mesuji di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis 18 Juli 2019.

"Jadi Nota Dinas fungsinya apa, apa buat bisa memantau feenya?" tanya JPU Subari Kurniawan.

"Saya gak tahu pak," ungkap Wawan.

"Kemarin itu ada sakai yang mengeluhakan nota dinas apa ada solusi?" tanya JPU.

"Ya kalau Kardinal kemarin sempat mengeluhkan nota dinas, saya sampaikan langsung saja bilang ke pak bupati," katanya.

Subari pun menanyakan terkait uang rokok apakah ada kaitannya dengan nota dinas.

"Kalau uang rokok itu beda, jadi bermula dari kegitana di 2017, pak Bupati kan mencalonkan yang kedua, kemudian dia off dan dijabat PJ, kemudian pak Bupati terpilih dan aktif," katanya.

Disebut Pakai Rompi Antipeluru Saat Datangi Mesuji Pascabentrok, Wagub Nunik Beri Penjelasan

"Singkat cerita Kardinal mau mencairkan retensinya soal selamat datang muara tenang, itu pak Bupati ngomong ke saya, Wan itu kardinal mau nyairkan retensi, dia bilangin ya minta uang rokoklah, kemudian uang itu dapat Rp 20 juta saya serahkan ke Mita," imbuhnya.

Wawan menambahkan, jika dia sempat lupa menyampaikan kesaksiannya.

"Oh ada yang lupa yang mulia, saya sampaikan waktu dikonfrontir oleh penyidik dengan Kadis Najmul Fikri, Kadis bilang jangan lo bilang duit untuk gua semua tapi ngasih semua untuk pak bupati," tandasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa/Wahyu Iskandar)

Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved