Tribun Tanggamus

Dua Pelajar SMP Berulang Kali Jambret, Hasilnya Dipakai Beli Sabu-sabu

Tekab 308 Polsek Wonosobo, Polres Tanggamus menangkap dua anak di bawah umur pelaku jambretan jalanan.

Dua Pelajar SMP Berulang Kali Jambret, Hasilnya Dipakai Beli Sabu-sabu
TribunLampung/Tri Yulianto
Anggota Polsek Wonosobo menangkap DS dan AK karena jadi pelaku penjambretan. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Tekab 308 Polsek Wonosobo, Polres Tanggamus menangkap dua anak di bawah umur pelaku jambretan jalanan.

Kapolsek Wonosobo Inspektur Satu Amin Rusbahadi menerangkan, anak yang diamankan yakni DS (15) warga Kecamatan Kota Agung Barat, dan AK (16) beralamat di Kecamatan Wonosobo.

"Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing 17 Juli 2019 sekira pukul 03.00 WIB. Dasar penangkapan adalah laporan korban ke polisi," katanya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Pelapor adalah Eka Martuti, warga Pekon Tulung Langok, Kecamatan Kota Agung Timur. Ia jadi korban penjambretan dua pelajar tersebut.

Saat itu korban dibonceng temannya Ana Septiana dari Kota Agung hendak menuju ke Wonosobo. Saat sampai di Jalinbar ruas Pekon Bandar Kejadian Kecamatan Wonosobo mereka dipepet para tersangka berseragam SMP.

Polres Tanggamus Berhasil Tangkap 13 Tersangka Berbagai Kejahatan Selama Operasi Sikat Krakatau 2019

Para tersangka memepet dari sebelah kiri mengendarai sepeda motor merek Honda Beat warna abu-abu metalik tanpa nomor plat polisi. Tersangka yang dibonceng langsung menarik tas selempang di bahu kiri korban.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian berupa tas warna hitam berisi satu unit ponsel merek Oppo A57 warna emas dan uang tunai sebesar Rp 100 ribu. Total kerugian yang korban sekitar Rp 3 juta.

Dari penangkapan terhadap kedua pelaku, barang bukti yang berhasil diamankan satu unit sepeda motor merek Honda tipe Beat Street warna abu-abu metalik tanpa nopol yang digunakan tersangka.

Lalu satu unit ponsel merek Oppo A57 warna emas berikut satu kotak ponsel tersebut.

Dari pemeriksaan terhadap DS dan AK, keduanya mengaku sudah beberapa kali melakukan penjambretan dan beraksi dengan teman-teman lainnya.

Satnarkoba Polres Tanggamus Tangkap 6 Pengguna Sabu, Dua Di Antaranya Saudara Ipar

DS pernah melakukan lima kali tindak pidana penjambretan.

Sedangkan tersangka AK sudah beraksi empat kali penjambretan. "Kedua pelaku mengaku, uang hasil kejahatan digunakan untuk berfoya-foya membeli narkoba jenis sabu-sabu," kata Amin.

"Kedua tersangka terlibat pencurian dengan kekerasan yang dilakukan anak di bawah umur".

"Untuk tindakannya diatur pasal 365 KUHPidana dan penanganannya sesuai UU RI nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak," kata Amin. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved