Tolak Bayar Pajak, Satu Keluarga ini Mengaku Hanya Tunduk Pada Perintah Tuhan

"Jika kami menolak Tuhan, maka kami bakal terkena kutukan. Namun jika kami kembali kepada perintah dan pengajaran yang disediakan-Nya, kami akan selam

Tolak Bayar Pajak, Satu Keluarga ini Mengaku Hanya Tunduk Pada Perintah Tuhan
kompas.com
Tolak Bayar Denda Pajak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, HOBART - Mengaku hanya tunduk pada perintah tuhan, satu keluarga menolak membayar pajak penghasilan.

Hal ini dilakukan setelah satu keluarga ini memperdalam ilmu agama. Kejadian ini terjadi di Tasmania, Australia.

Fanny Alida Beerepoot dan saudaranya, Rembertus Cornelis Beerepoot, dihadirkan di Mahkamah Agung Tasmania, dan diperintahkan membayar 2 juta dollar Australia, atau Rp 19,7 miliar.

Dilansir Oddity Central Kamis (18/7/2019), keluarga Beerepoot itu dianggap melalaikan kewajiban membayar pajak pada 2017 sebesar 930.000 dollar Australia, atau Rp 9,1 miliar.

Jaksa penuntut menyatakan bahwa kakak beradik itu sudah mendapat surat pemberitahuan sebanyak dua kali.

Namun, mereka tetap menolak untuk membayar.

Usut punya usut dalam pembelaannya, keluarga Beerepoot mengatakan mereka tunduk kepada Hukum Tuhan. Bahwa mereka tidak berkewajiban apa pun kepada Persemakmuran.

"Kami bergantung atas berkat yang diberikan oleh Tuhan. Kami memberi kembali kepada-Nya, dan bukan kepada entitas lain seperti kantor pajak," ujar Fanny.

Dia menuturkan mereka tidak berutang apa pun kepada negara karena mereka hanya melayani Tuhan, dan menyebut setia kepada negara negara berarti memberontak.

"Jika kami menolak Tuhan, maka kami bakal terkena kutukan. Namun jika kami kembali kepada perintah dan pengajaran yang disediakan-Nya, kami akan selamat," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Beni Yulianto
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved