Driver Ojol Disuruh Serahkan KTP Dapat Rp 300 Ribu, Kaget Tiba-tiba Ditagih Utang Bank Rp 10 Juta

Driver Ojol Disuruh Serahkan KTP Dapat Rp 300 Ribu, Kaget Tiba-tiba Ditagih Utang Bank Rp 10 Juta

Driver Ojol Disuruh Serahkan KTP Dapat Rp 300 Ribu, Kaget Tiba-tiba Ditagih Utang Bank Rp 10 Juta
(KOMPAS.com/HENDRA CIPTA)
Driver Ojol Disuruh Serahkan KTP Dapat Rp 300 Ribu, Kaget Tiba-tiba Ditagih Utang Bank Rp 10 Juta. Polda Kalbar menggelar konferensi pers terkait dugaan penipuan berkedok penerimaan poin Traveloka di Mapolda Kalbar, Jumat (17/7/2019). 

Driver Ojol Disuruh Serahkan KTP Dapat Rp 300 Ribu, Kaget Tiba-tiba Ditagih Utang Bank Rp 10 Juta

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ratusan orang jadi korban penipuan berkedok poin Traveloka. Korban penipuan pon traveloka tersebut diantaranya adalah para driver ojek online (ojol).

Korban penipuan berkedok poin di travel online Traveloka mendatangi Polda Kalbar pada Rabu (17/7/2019). Mereka adalah belasan pengemudi ojek online (ojol) atau driver ojol. 

Salah satu driver ojol bernama Irma menceritakan kisah penipuan yang menimpa dia dan rekan-rekannya. 

Menurut dia, awal mulanya dia mendapat adanya informasi yang beredar di grup-grup WhatsApp ojol. Saat itu sekitar Maret 2019.

Informasi itu menyebutkan, jika menyerahkan foto KTP dan foto diri bersama KTP mereka mendapat uang Rp 100.000.

Informasi itu menyebutkan, pengumpulan KTP ini untuk menarik poin di Traveloka.

"Awalnya dari grup-grup WhatsApp. Yang kirim kawan. Dia yang mengajak untuk memberikan KTP. Katanya untuk poin Traveloka," kata Irma.

Menurut Irma, pesan di grup WhatsApp itu berantai. Jadi, teman yang mengajaknya itu juga mendapat ajakan dari temannya yang lain.

Dalam ajakan itu, mereka yang mau menyerahkan KTP untuk mendapat uang harus lebih dulu didata di Hotel Star Pontianak.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved