Trik Latih Anak Berani Ditinggal Sendiri di Sekolah

Biasanya aktivitas itu dilakukan saat anak baru masuk kelompok bermain, taman kanak-kanak (TK), atau kelas satu Sekolah Dasar (SD)

Trik Latih Anak Berani Ditinggal Sendiri di Sekolah
ist
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Menemani anak sekolah menjadi aktivitas orangtua.

Biasanya aktivitas itu dilakukan saat anak baru masuk kelompok bermain,  taman kanak-kanak (TK), atau kelas satu Sekolah Dasar (SD)

Psikolog Pendidikan dari Universitas Malahayati Dewi Lutfianawati S.Psi, M.Psi mengatakan, menemani anak di sekolah wajar dilakukan asalkan sesuai aturan sekolah.

Misal aturannya hanya boleh menemani di depan pintu kelas, orangtua harus menaati aturan itu.

Idealnya orangtua menemani anak hanya sampai satu sampai dua minggu. Setelah itu anak harus bisa ditinggal sendiri di sekolah. 

Tujuannya, membuat anak lebih mandiri, dan melatih anak untuk bersosialisasi dengan teman-temannya.

Trik Edukasi Anak Lakukan Aktivitas Olahraga Menyenangkan

Seperti belajar dan bermain bersama dengan teman-temannya. Sehingga ketika sudah dewasa dia sudah terbiasa untuk bersosialisasi

Dewi mengimbau, sebelum ditinggal anak harus diberitahu akan ditinggal sejak sebelum mulai sekolah dan saat menemaninya di sekolah. Alasannya pun harus disampaikan agar anak tidak kaget.

"Misal nanti adek mama antar ke sekolah ya, terus pulangnya mama jemput. Selama nggak ada mama adek belajar sama ibu guru dan main sama teman-teman," ujar Dewi.

Halaman
12
Tags
Smart Kids
Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved