UM Metro

Rektor UM Metro Teken Nota Kerjasama dengan UKM dan PT di Lampung

Rektor Universitas Muhammadiyah Metro tanda tangani nota kerjasama dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan berbagai Perguruan Tinggi

Rektor UM Metro Teken Nota Kerjasama dengan UKM dan PT di Lampung
Ist
Rektor UM Metro Teken Nota Kerjasama dengan UKM dan PT di Lampung 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Rektor Universitas Muhammadiyah Metro tanda tangani nota kerjasama dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan berbagai Perguruan Tinggi (PT) Provinsi Lampung, di Aula gedung Humas dan Internasional UM Metro, Minggu pagi (21/7/2019).

Dalam sambutannya, rektor UM Metro Jazim Ahmad menyampaikan, kesepakatan kerjasama yang dibangun UM Metro dengan UKM dan puluhan perguruan tinggi di Provinsi Lampung merupakan sebuah ikhtiar untuk bersama-sama meraih peningkatan ranking institusi.

‌“Mari mulai hari ini kita melangkah untuk meraih kesuksesan bersama, dengan kebersamaan Insya Allah kita mudah menyelesaikan persoalan yang kompleks sekalipun,” ajaknya kepada pimpinan dan perwakilan perguruan tinggi yang hadir.

Jazim mengatakan , forum dan kesepakatan kerjasama ini sangat penting bagi dosen dan institusi. Bila memiliki keinginan melanjutkan studi doktoral di UKM, kerjasama ini menyediakan layanan tersebut. Selain itu, kerja sama sangat bermanfaat untuk meningkatkan ranking perguruan tinggi.

“Sektor-sektor yang harus terus ditingkatkan oleh perguruan tinggi termasuk UM Metro adalah penguatan jenjang akademik serta penguatan peningkatan jenjang pendidikan dosen, karena untuk saat ini pengelola pendidikan tinggi minimal harus memilik kualifikasi doktor dan adanya penambahan guru besar,” jelasnya.

Senada dengan itu, di kesempatan yang sama Norhamidi Muhammad. Guru besar UKM menjelaskan bahwa kerjasama antar perguruan tinggi sangat penting untuk meningkatkan ranking dan reputasinya.

‌“Untuk menjadi perguruan tinggi tersohor itu tidak mudah, tapi salah satu cara yang bisa diambil yaitu menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi tersohor di berbagai negara lain,” ungkapnya.

Masih menurut Norhamidi, “Kerjasama antar perguruan tinggi memiliki manfaat bagi individu dosen dan institusi, karena layanan yang ada dalam kerjasama itu biasanya memiliki efek domino yang positif. Seperti layanan peningkatan penelitian dan penerbitan,” ujarnya.

Terakhir, Norhamidi menjelaskan, setiap mahasiswa yang mengambil studi doktoral di UKM akan dicarikan promotor sesuai keilmuannya dari daerah asal, di samping promotor asal UKM.

Selain itu, mahasiswa tidak perlu meninggalkan keluarga dan pekerjaan, karena bisa melakukan penelitian di daerah asalnya masing-masing. Dengan seperti ini, secara tidak langsung hasil penelitian mahasiswa doktoral bisa menjadi solusi pemecahan masalah di daerah Lampung.

Satu hal yang penting diketahui, syarat untuk ‌mengambil studi doktoral di UKM menurut Norhamidi, minimal harus menguasai metode penelitian tahap satu dan metode penelitian tahap dua , serta kursus berbahasa Melayu dan lulus toefl dengan skor minimal 550.

Sementara perguruan tinggi yang terlibat dalam penandatanganan nota kerjasama, baik dengan sesama Perguruan Tinggi di Lampung maupun dengan UKM ialah Universitas Muhammadiyah Lampung, Pascasarjana IAIN Metro, IAI Agus Salim Metro, STKIP Kumala Lampung Metro, STIMIK Darma Wacana, STKIP PGRI Metro, dan STAI Darussalam Lampung. (*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved