Tribun Bandar Lampung

Sidak Tim Satgas Pangan Kota Bandar Lampung, Beberapa Produk Makanan Ditemukan Tidak Laik Konsumsi

Beberapa produk makanan di antaranya buah-buahan, umbi-umbian, kerupuk, dan makanan kemasan ditemukan tidak laik konsumsi.

Sidak Tim Satgas Pangan Kota Bandar Lampung, Beberapa Produk Makanan Ditemukan Tidak Laik Konsumsi
TribunLampung/Eka Ahmad
Sidak Tim Satgas Pangan, Beberapa Produk Makanan Ditemukan Tidak Laik Konsumsi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Beberapa produk makanan di antaranya buah-buahan, umbi-umbian, kerupuk, dan makanan kemasan ditemukan tidak laik konsumsi.

Temuan tersebut terungkap saat dilakukan inspeksi mendadak (sidak) oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan terdiri dari beberapa Operasi Perangkat Daerah (OPD) ke Pasar Swalayan Gelael di Jalan Jendral Sudirman, Selasa (23/7/2019).

Tim Satgas Pangan tersebut di antaranya Dinas Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung.

Kepala Dinas Pangan Bandar Lampung Kadek Sumartha yang juga Ketua Tim Satgas Pangan menyampaikan ada beberapa yang didapatkan temuan di Pasar Swalayan Gelael pada hari ini.

Temuan tersebut di antaranya snack kerupuk, kerupuk tempe, rambat sapi pedas izinnya 2018 mohon agar ditarik produknya.

"Mungkin ini bukan kesalahan managemen Gelael, mungkin karena ini adalah usaha titipan dari usaha kecil menengah (UKM). Sehingga perlu pembinaan dari kami dan tim manajemen Gelael juga," paparnya.

Kedua, ditemukan makanan seperti teri goreng, tenteng, dan wajik dengan sudah tidak berlaku nomor izinnya karena nomor Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) yang masih 14 digit sementara seharusnya 15 digit.

"Kalau dari segi makanan masih laik konsumsi tapi yang masalah nomor izinnya. Sekarang yang berlaku adalah 15 digit," paparnya.

Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung Sidak ke Pasar-pasar

Kemudian, produk makanan ditemukan yang tidak memenuhi pelabelan contohnya beberapa kerupuk karena identitas makanan dari kertas tidak dimasukan dalam plastik sehingga langsung kontak dengan makanannya.

Halaman
12
Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved