Tribun Lampung Utara

Program‎ Pamsimas di Lampura Belum 100 Persen, Ini Penyebabnya

Dia menuturkan, kendala belum tercapainya Pamsimas mungkin dikarenakan koordinasi yang tidak lancar dan bank data seputar perkembangan Pamsimas.

Program‎ Pamsimas di Lampura Belum 100 Persen, Ini Penyebabnya
Tribunlampung.co.id/Anung
Sosialisasi Pamsimas di Gedung Korpri, Kotabumi, Lampung Utara, Rabu (24/7/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Selama dua tahun terakhir, pencapaian Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Lampung Utara masih tergolong rendah.

"‎Capaian Pamsimas selama dua tahun terakhir di Lampung Utara masih rendah," terang Koordinator Pamsimas Provinsi Lampung Robert saat ditemui‎ setelah sosialisasi di Gedung Korpri, Kotabumi, Lampung Utara, Rabu (24/7/2019).

Menurut Robert, ‎sedianya target pencapaian Pamsimas di Lampung Utara telah mencapai 100 persen.

Sayangnya, sampai saat ini target itu tidak tercapai.

Meski demikian, kondisi ini tidak hanya terjadi di Lampung Utara, melainkan terjadi juga di Bandar Lampung.

Capaian di Lampung Utara hanya 69 persen, sementara Bandar Lampung 71 persen.

Dia menuturkan, kendala belum tercapainya Pamsimas mungkin dikarenakan koordinasi yang tidak lancar dan bank data seputar perkembangan Pamsimas.

"Apakah sekarang ini sudah ada data jumlah warga yang menggunakan air dari program Pamsimas setiap harinya? Ini berguna untuk penghitungan jumlah air dengan jumlah pengguna," tuturnya.

Sosialisasi Kabupaten Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (Pamsimas) 2018

Dinas PUPR Tanggamus Fasilitasi Pamsimas di 20 Pekon

Masih rendahnya pencapaian program ini yang membuat pihaknya terus melakukan sosialisasi seputar Pamsimas kepada seluruh pihak yang terlibat di dalamnya.

Sosialisasi yang diadakan ini meliputi tujuan program, sasaran, sumber biaya, siklus kegiatan, hak dan kewajiban masyarakat.

"Lalu, pembangunan kelembagaan dan keberlanjutan program. Materi-materi inilah yang kami sampaikan kepada para peserta," tuturnya.

Robert mengatakan, pelaksanaan program ini tidak hanya melulu pembangunan sumber air bersih tapi juga dapat digunakan untuk membangun sanitasi sekolah.

"Yang terpenting partisipasi warga dalam kegiatan ini. Karena Pamsimas merupakan kegiatan swadaya," kata dia. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved