Sidang Kasus Suap Mesuji

BREAKING NEWS - Khamami: Demi Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Saya Tidak Tahu. Tahunya dari BAP!

Bantah atur list pemenang proyek, Bupati nonaktif Mesuji Khamami sampai nyebut demi Allah.

BREAKING NEWS - Khamami: Demi Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Saya Tidak Tahu. Tahunya dari BAP!
TribunLampung/Hanif Mustafa
Bupati Mesuji Non Aktif Khamami saat sidang lanjutan kasus suap Mesuji di PN Tanjung Karang, Kamis (25/7/2019) 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mutafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bantah atur list pemenang proyek, Bupati nonaktif Mesuji Khamami sampai nyebut demi Allah.

Hal ini terungkap saat Khamami memberi keterangan dalam persidangan fee proyek infrastruktur Mesuji di Pengadilan Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis 25 Juli 2019.

Khamami menuturkan setiap proyek yang dimenangkan oleh rekanan diminta melakukan pemaparan, hal ini lantaran rekanan terkadang lupa terkait aturan Kemendagri.

"Tapi dalam pelaksanaannya ada fakta bahwa ada ploting proyek. Bagaimana sistem pengaturannya?" tanya JPU Wawan Yunarwanto.

"Saya hanya bertugas, dan saya tidak memploting kalaupun dinas minta, saya bilang untuk pedomani aturan," tegas Khamami.

Namun pernyataan Khamami disanggah oleh JPU, lantaran dari keterangan saksi sebelumnya menerangkan jika ada ploting proyek dan penyampaian list proyek yang sudah ada nama pemenang proyek.

"Itu list nama proyek mereka (Dinas PUPR) tidak menyampaikan kesaya, kalau daftar saya nerima cuman kalau nama-nama penerima saya tidak ada (terima)," ujar Khamami.

Atas jawaban tersebut, JPU belum puas dan terus mempertanyakan soal list pemenang bahkan sampai ada nama beberapa instansi.

BREAKING NEWS - Dari Ambil Jam di Bandar Lampung, Taufik Hidayat Berencana Simpan Uang di Rumah

BREAKING NEWS - Seperti Beli Tiket Pesawat, Taufik Hidayat Beberkan Mudahnya Dapat Proyek di Mesuji

BREAKING NEWS - Mentang-mentang Jadi Adik Bupati Mesuji, Taufik Hidayat dengan Mudahnya Minta Proyek

"Saya demi Allah Subhanahu wa Ta'ala , saya gak tahu, tahunya dari BAP," seru Khamami.

"Kan dinas biasanya memberikan list?" tanya JPU pelan.

"Pak Wawan dan Kiki bareng-bareng (memberikan list), terus saya sampaikan perdomani aturan dan saya sampaikan harga perkiraan jangan melambung tinggi karena kami gak minta-minta," tegas Khamami.

Disinggung soal adanya rekomendasi Kardinal atas beberapa proyek, Khamami mengaku tidak ada dan itu hanya pembicaraan tak serius.

"Kalau itu pernah tahun 2018 proyek APBD murni, saya kan dilapangan saya lihat mobil banyak, mobil damtruk dan pengawasnya berhenti, saya suruh hitung mobilnya saya suruh hitung serius jangan fiktif, terus saya nanya ke Wawan ini mobil siapa, katanya milik Pak Sibron lewat Kardinal, jadi saya bilang kalau pemborong semuanya kayak gini enak, cepat kerjannya," jelas Khamami.

(tribunlampung.co.id/hanif msutafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved