Tribun Bandar Lampung

Pelindo II Cabang Panjang Janji akan Memangkas Masa Tambat Kapal Agar Lebih Efektif dan Efisien

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) Cabang Panjang akan memangkas Masa Tambat Kapal agar lebih efektif dan efisien.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Teguh Prasetyo
TribunLampung/Kiki Adipratama
General Manager PT Pelindo II Cabang Panjang Drajat Sulistyo 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) Cabang Panjang akan memangkas Masa Tambat Kapal agar lebih efektif dan efisien.

Sebab, selama ini belum ada regulasi yang mengatur mengenai masa tambat kapal sehingga tidak dapat terukur berapa lama masa tambat yang seharusnya berlaku.

Sebagaimana biasanya masa tambat kapal saat beraktifitas dapat memakan waktu sampai 16 hari.

Hal semacam ini dinilai akan membuat ruang gerak pelabuhan menjadi lebih sempit dan membuat para pelaku usaha tidak berkosentrasi untuk meningkatkan kinerjanya.

"Sehingga dengan adanya sosialisasi masa tambat ini mereka para pelaku usaha dapat mengukur dan dapat meningkatkan kinerjanya," ujar General Manager PT Pelindo II Cabang Panjang Drajat Sulistyo saat akan mensosialisasikan masa tambat kapal di Hotel Sheraton Bandar Lampung, Kamis (25/7/2019).

Saat ini, lanjutnya, kami akan memangkas masa tambat kapal dengan mengatur regulasi masa tambat cukup dengan 6 hari.

"Seperti kapal yang biasa masa tambatnya itu 15 hari, maka kita akan atur bagaiman supaya menjadi 6 hari saja," tuturnya.

Untuk Menuju HUB Regional, Pelindo II Pelabuhan Panjang Minta Satukan Kesepahaman Semua Pihak

Sehingga, tambahnya, ketika masa tambat ini berlaku baik dari pelaku pelayaran maupun pelaku usaha yang dalam hal ini merupakan seluruh stakeholder akan dapat berkonsentrasi dalam kinerjanya untuk lebih efektif dan efisien.

"Dan ini akan berkaitan dengan daya tampung pelabuhan," tuturnya.

Drajat mengungkapkan, saat ini kapasitas daya tampung pelabuhan masih mencapai 25 persen dari kapasitas yang ada.

Dalam pengembangan ini ketika pihaknya dapat mengakomodir dan mengatur masa tambat kapal maka akan mempercepat mewujudkan HUB Regional pelabuhan panjang.

Terakhir ia menyampaikan segala sesuatu yang berkaitan dengan masa tambat kapal sudah dipersiapkan sehingga akan segera diterapkan kepada seluruh stakeholder.

"Semua sudah siap, tanggal 1 Agustus nanti kita akan terapkan," tutup Drajat.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved