VIDEO Diduga Terima Fee 20 Persen, Kabid Disdik Lampung Selatan Duduk di Kursi Pesakitan

Diduga terima fee 20 persen dari nilai total proyek pengadan alat olahraga Disdik Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2016,

TRIBUNLAMPUG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Bidang Dinas Pendidikan Lampung Selatan Yusmardi terpaksa duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Jumat (26/7/2019).

Yusmardi menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat olahraga Disdik Lampung Selatan tahun anggaran 2016. 

Ia menjalani sidang perdana bersama Zulfikri Rachman dan Nur Muhammad selaku rekanan dengan dakwaan terpisah.

Terdakwa Yusmardi dan Zulfikri ditahan oleh Ditreskrimsus Polda Lampung.

Sementara terdakwa Nur Muhammad ditangkap tim gabungan KPK dan Polres Tangerang Selatan, pada 5 Mei 2019 lalu di kompleks Villa Melati Mas, Serpong, Tangerang Selatan.

Nur Muhammad menjadi buron sejak Desember 2018.

Dalam dakwaan terpisah, jaksa penuntut umum (JPU) Andy Pranomo menyebutkan, ketiga terdakwa telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan, secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Adapun perbuatan ketiganya dilakukan pada kurun waktu Mei hingga Desember 2016.

Bermula saat ada kegiatan pengadaan peralatan olahraga SD di 195 sekolah dengan pagu anggaran Rp 2.381.640.000 yang bersumber dari dana DAK Bidang Pendidikan Lampung Selatan tahun anggaran 2016.

BERITA FOTO - Polda Lampung Hadirkan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Disdik Lampung Selatan

Sempat Alami Jalan Buntu, Perkara Korupsi Disdik Lampung Selatan Seret PNS

"Selanjutnya, terdakwa Yusmardi berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Nomor 900/103/III.01/2016 tanggal 4 Januari 2016, ditunjuk selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) SKPD Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2016 untuk paket pekerjaan pengadaan peralatan olahraga SD," beber jaksa.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved