Tribun Bandar Lampung

IKA ITB Harapkan Masyarakat Terapkan EWS Cegah Bencana

Ikatan Alumni ITB bersama Pemprov Lampung dan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur, Kementerian Koordinator menggelar workshop tanggap bencana.

IKA ITB Harapkan Masyarakat Terapkan EWS Cegah Bencana
Ist
Ikatan Alumni ITB bersama Pemprov Lampung dan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menggelar workshop tanggap bencana, di Hotel Horison, Sabtu 27 Juli 2019. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ikatan Alumni ITB bersama Pemprov Lampung dan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menggelar workshop tanggap bencana, di Hotel Horison, Sabtu 27 Juli 2019.

Adapun tema yang diangkat pada workshop tersebut yakni "Membangun masyarakat tanggap bencana tsunami selat Sunda (Gunung Anak Krakatau),"

Menurut Ketua Ikatan Alumni ITB Lampung Ir Fahrizal Darminto M.Si, dalam sejarah gempa vulkanik di Indonesia, bencana terbesar adalah Gunung Krakatau yang meletus dan menyebabkan gempa didaratan ataupun di lautan.

Selain dari getaran air laut juga ikut pasang dan memberikan efek pada bencana tsunami.

Pada tahap tanggap bencana tahapan pendeteksian dan peringatan dini sangat dibutuhkan.

Jadwal Idul Adha 2019, Simak Niat dan Keutamaan Puasa Tarwiyah & Puasa Arafah

"Jadi cara yang paling penting yakni salah satunya melalui early warning systems (EWS) atau alat pendeteksi bencana yang terintegrasi," katanya dalam rilis.

Sampai dengan saat ini di Indonesia sistem peringatan dini hanya mampu bertahan.

Serta mengidentifikasi data aktivitas bencana yang berada di darat seperti gunung berapi, gempa tektonik, banjir serta angin.

Cerita Wagub Nunik Pernah Ditolak bak Eleminasi Kontes Saat Daftar Masuk SMP

Sementara untuk mendeteksi bencana tsunami masih belum dapat terlaksana dengan baik.

Tujuan dari kegiatan ini untuk membangun kesadaran masyarakat yang tanggap bencana GAK.

Serta membangun masyarakat agar tanggap bencana dengan open integrated early warning systems dan berbasis local community.

Para peserta Workshop berasal dari kalangan birokrat provinsi, kabupaten, dan kota Lampung, mahasiswa, LSM, akademisi dan masyarakat umum.

Penyelenggara Workshop kali ini didukung oleh Pemerintah Provinsi Lampung, Ikatan Alumni ITB, Universitas Lampung (Unila), Universitas Bandar Lampung (UBL), dan Institut Teknologi Sumatera (Itera).(*/byu)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved