Universitas Lampung

Mahasiswa KKN Kembangkan Ekowisata Air Terjun Pekon Basungan Lambar

Mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) bantu kembangkan ekowisata air terjun Pekon Basungan, Lampung Barat. Tak disangka warga temukan flora langka

Mahasiswa KKN Kembangkan Ekowisata Air Terjun Pekon Basungan Lambar
Ist
Mahasiswa KKN Kembangkan Ekowisata Air Terjun Pekon Basungan Lambar 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID UNILA- Mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) bantu kembangkan ekowisata air terjun Pekon Basungan, Lampung Barat. Tak disangka warga temukan flora langka di Indonesia.

Pengembangan ekowisata air terjun merupakan salah satu program kerja unggulan oleh mahasiswa Unila yang sedang menjalankan KKN di Pekon Basungan. Pembentukan Pokdarwis (kelompok sadar wisata) oleh karang taruna dibantu mahasiswa KKN adalah hal pokok yang dilakukan sebelum pembukaan akses jalan dan publikasi.

Air terjun yang dikembangkan bernama curug Bangkuang. Curug ini memiliki ketinggian kurang lebih 50 meter. Pengembangan curug Bangkuang diawali dengan membuka akses jalan berjarak tempuh sekitar 2 (dua) kilometer dari jalan besar yang dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat.

Akses jalan yang akan dibuat tidak dapat dilewati kendaraan. Jalan akan dibiarkan asli dengan harapan wisatawan dapat memiliki pengalaman berjalan di tengah hutan untuk melihat air terjun yang sangat menakjubkan. Hal tersebut lah yang menjadi konsep pengembangan air terjun curug Bangkuang.

Kegiatan gotong royong diwarnai dengan penemuan flora langka berupa bunga bangkai raksasa (Amorphophallus Titanum). Tanaman itu pertama kali ditemukan bapak Bagus (52) yang tampak tumbuh liar di tengah-tengah perjalanan menuju curug Bangkuang.

Amorphophallus titanum atau Titan Arum dikenal luas di dunia sebagai bunga bangkai raksasa karena tinggi perbungaannya yang dapat mencapai 3 meter. Keunikannya ini menjadikan bunga bangkai raksasa menjadi flagship di berbagai belahan dunia sebagai tanaman asli Indonesia yang endemik di Sumatera dan juga tumbuh  di daratan curug Bangkuang.

Mekarnya bunga bangkai ini pastinya akan menjadi atraksi wisata di curug Bangkuang sehingga dapat sekaligus membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menyelamatkan dan mencintai hutan serta lingkungan hidup. (*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved