Universitas Lampung

Prof. Bujang Rahman Resmi Calonkan Diri Sebagai Rektor Unila

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., resmi mendaftarkan diri sebagai calon Rektor Unila periode 20

Prof. Bujang Rahman Resmi Calonkan Diri Sebagai Rektor Unila
Ist
Prof. Bujang Rahman Resmi Calonkan Diri Sebagai Rektor Unila 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, UNILA - Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., resmi mendaftarkan diri sebagai calon Rektor Unila periode 2019-2023, Kamis (25/7/2019).

Panitia Pemilihan Rektor Dr. Abdurrahman, M.Si., membenarkan hal tersebut. Mantan Dekan FKIP Unila ini sudah mendaftarkan diri sebagai calon Rektor Unila dan melengkapi berkas-berkas yang harus dipenuhi.

Prof. Bujang Rahman Resmi Calonkan Diri Sebagai Rektor Unila
Prof. Bujang Rahman Resmi Calonkan Diri Sebagai Rektor Unila (Ist)

“Jika ada yang belum lengkap, calon Rektor dapat mengumpulkan berkas tersebut hingga 9 Agustus 2019,” ujarnya.

Prof. Bujang Rahman mengungkapkan, pada kesempatan itu dirinya sudah melengkapi berkas-berkas administrasi untuk maju ke pemilihan rektor. Namun ada satu berkas yang belum dipenuhi yaitu visi, misi, dan program.

“Saat ini masih dalam tahap perumusan sebab visi misi ini bukan hanya untuk meyakinkan anggota senat melainkan sebuah karya yang akan saya sumbangkan untuk Universitas Lampung,” imbuhnya.

Prof. Bujang kala itu didampingi beberapa rekan seprofesi yaitu Prof. Dr. Maroni, S.H., M.H., Dr. Syarif Makhya., Prof. Dr. Patuan Raja, M.Pd., Prof. Mustofa Usman, Ph.D., Dr. Ardian Ulva., M.Eng., Dr. Dyah Wulan., Warsono, Ph.D., Moneyzar Usman, S.E., M.Si., Prof. Bambang Setiadi, Ph.D., serta Muhamad Komarudin, S.T., M.T.

Bujang berharap, Unila bisa menjadi World Class University atau universitas pada tingkat internasional. Dan itu membutuhkan sejumlah tahapan yang cukup panjang. Oleh karena itu, prioritas utamanya akan menitikberatkan pada pengembangan fasilitas mahasiswa.

Hal itu ditujukan agar para mahasiswa dapat terus berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik sehingga mereka memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Tahapan selanjutnya, lanjut dia, bagaimana memfasilitasi para dosen untuk meningkatkan produktivitas mereka dalam bentuk karya-karya inovatif. Itu mampu meningkatkan daya saing di tingkat nasional dan internasional. (*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved