Tribun Tanggamus

Bank Lampung Beri 25 Alat Tapping Box Kontrol Pajak Daerah di Tanggamus

Bank Lampung memberi bantuan 25 unit alat tapping box mendukung Pemkab Tanggamus melakukan kontrol pajak daerah.

Bank Lampung Beri 25 Alat Tapping Box Kontrol Pajak Daerah di Tanggamus
Tribunlampung.co.id/Tri
Bank Lampung memberikan bantuan 25 unit alat tapping box kepada Pemkab Tanggamus 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Bank Lampung memberi bantuan 25 unit alat tapping box mendukung Pemkab Tanggamus melakukan kontrol pajak daerah.

Nantinya alat tersebut ditempatkan di restoran, rumah makan dan hotel.

"Untuk sementara ini 25 unit dulu. Alat ini dipinjamkan ke restoran, rumah makan dan hotel," ujar Kepala Divisi Dana Jasa Bank Lampung Lies Yulianty kemarin.

Guna mendukung penerapan tapping box, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Tanggamus dan Bank Lampung memberi sosialisasi dan pelatihan penggunaan alat tapping box kepada pengusaha rumah makan, restoran dan hotel di Kabupaten Tanggamus.

Lampung memberi sosialisasi dan pelatihan penggunaan alat tapping box kepada pengusaha rumah makan, restoran dan hotel di Kabupaten Tanggamus.

134 Orang CPNS Tanggamus Rekrutmen Tahun 2018 Ikuti Diklatsar Gelombang II

Asisten Bidang Administrasi Firman Ranie mewakili Bupati Tanggamus Dewi Handajani menerangkan, bantuan tapping box untuk tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tanggamus.

"Penggunaan tapping box merupakan salah satu cara untuk mengontrol transaksi pembayaran pajak oleh wajib pajak. Setiap hotel, restoran dan rumah makan tidak akan dibebani biaya apapun dalam sistem ini," ujarnya.

Plt Kepala BPKD Tanggamus Suaidi menambahkan, penggunaan alat tapping box mendukung program pencegahan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Tapping box untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak, mempermudah wajib pajak membuat laporan omzet, menghitung besaran pajak," ujar Suaidi.

Selain itu kegunaan tapping box untuk meningkatkan akurasi penerimaan pajak, sekaligus meminimalisir kebocoran PAD, khususnya pada sektor pajak hotel dan restoran.

Dishub Tanggamus Terima Layanan Uji KIR dari Pringsewu dan Pesisir Barat

Ia menyatakan, pajak yang dipungut rumah makan, restoran dan hotel sebesar 10 persen untuk setiap item yang dinikmati.

"Sekarang sosialisasi dulu, lalu dilanjutkan dengan MoU dengan Bank Lampung barulah penerapannya. Target kami Agustus ini sudah jalan," kata Suaidi. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved