Tribun Tanggamus

Polisi Ringkus Pencuri Kabel Lampu Jalan 450 Meter di Banten

Pelaku Pelaku berinsial NS (40) dan MA (50) warga Pekon Terbaya, Kecamatan Kota Agung diringkus di Kampung Pasir Jaya, Cikupa, Tangerang, Banten.

Polisi Ringkus Pencuri Kabel Lampu Jalan 450 Meter di Banten
ist
Dua tersangka kasus pencurian kabel lampu penerangan jalan di jalan Soekarno-Hatta, Kota Agung berhasil ditangkap di Tangerang, Banten.

Laporan Wartawan Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Tim gabungan Tekab 308 Polres Tanggamus, Resmob Polda Lampung dan Resmob Polda Banten berhasil menangkap dua pelaku pencuri kabel lampu lampu penerangan jalan di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Agung.

Pelaku Pelaku berinsial NS (40) dan MA (50) warga Pekon Terbaya, Kecamatan Kota Agung diringkus di Kampung Pasir Jaya, Cikupa, Tangerang, Banten.

Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas didampingi Kaur Bin Ops Satreskrim Inspektur Satu Ramon Zamora menjelaskan, keduanya ditangkap dalam satu lokasI. 

Mereka ditangkap berdasarkan penyelidikan laporan pencurian kabel milik Dishub Tanggamus 7 Juli lalu.

Polisi Temukan Ratusan Meter Kulit Kabel Diduga Hasil Curian di Pantai Terbaya Tanggamus  

Modus pelaku, NS melakukan pencurian seorang diri. Pemotongan kabel dilakukan saat listrik sedang padam di ruas jalan Soekarno-Hatta atau ke arah Islamic Center, Kota Agung.

"Pelaku sendirian dalam pencurian itu, namun setelah berhasil mengambil, pelaku dibantu dua orang lainnya (MS, satu masih buron) guna mengupas kabel tersebut," jelas Edi.

Terkait kabel yang dijual Edi menyatakan sedang diselidiki oleh kepolisian. Termasuk juga untuk jaringan penadah barang.

Kabel yang dicuri tersebut merupakan kabel penerangan lampu dengan panjang sekitar 450 meter. Akibat pencurian tersebut Dishub Tanggamus mengalami kerugian sekitar Rp 70 juta rupiah.

Edi menambahkan, berdasarkan penyelidikan, tersangka NS adalah residivis tiga perkara pencurian sejak tahun 2013 dan pencurian kabel ini merupakan yang keempat.

Kabel Listrik 450 Meter Dicuri, Jalan Soekarno Hatta Kota Agung Tiap Malam Gelap

Dari pengakuan NS, mencuri karena tidak memiliki pekerjaan. Pasca menjalani masa hukuman memilih mencuri lagi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal tujuh tahun. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved