Kasus Suap Mesuji

Terdakwa Kasus Suap Proyek Infrastruktur Mesuji Khamami Cs Minta Maaf dan Minta Hukuman Ringan

Tiga terdakwa kasus suap proyek infrastruktur Dinas PUPR Kabupaten Mesuji kompak minta maaf di hadapan majelis hakim.

Terdakwa Kasus Suap Proyek Infrastruktur Mesuji Khamami Cs Minta Maaf dan Minta Hukuman Ringan
Tribunlampung.co.id/Deni
Bupati Nonaktif Mesuji Khamami Jalani Sidang Tanpa Terdakwa Lainnya 

Taufik sempat menghentikan perkataannya. Tangan kanannya terlihat mengusap kedua kelopak mata yang ingin meneteskan air mata.

"Menimbang juga saya gak ada peran apa-apa di sini. Saya cuma niat bantu. Mohon pak jaksa memeberikan tuntuan seringan-ringannya," ucap Taufik.

Sementara Wawan Suhendra dengan tegas mengatakan bahwa ia merasa bersalah lantaran mau menjadi pesuruh.

"Saya merasa bersalah karena saya mau menjadi persuruh, dan saya sangat menyesal bahwa yang menyuruh tak bertanggungjawab. Silakan pak jaksa hukum saya, tapi sepantasnya saya dihukum. Dan jangan tuntut saya seberat-beratnya, tapi seringan-ringannya," ujar dia.

Atas penyampaian tersebut, JPU meminta kepada majelis hakim, waktu dua minggu untuk menyusun tuntutan.

"Baik, maka sidang kita tunda hingga tanggal 15 Agustus dengan agenda tuntutan," tandas majelis hakim ketua.

BREAKING NEWS - Tak Tahu Pejabat Dapat Proyek, Khamami Hanya Tahu Anaknya Wabup yang Dapat Proyek

Lima Saksi

Dalam sidang ini, awalnya kuasa hukum Khamami, Firdaus Barus, menghadirkan lima orang saksi meringankan.

Para saksi itu, Adi Sukamto selaku PNS di lingkungan Pemkab Mesuji, Hendra CS selaku PNS di lingkungan Pemkab Mesuji, Irhamdi selaku PNS di lingkungan Pemkab Mesuji.

Lalu, Maryono selaku PNS di lingkungan Pemkab Mesuji, dan Tri Yulianto selaku honorer di lingkungan Pemkab Mesuji.

Halaman
1234
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved