Senat Unila Siap Jalankan Aturan, Pilrek Diulang Jika Ada Pelanggara dan Juga Tidak Persoalkan KPK

Senat Universitas Lampung menyatakan Pemilihan Rektor akan diulang jika terbukti terjadi pelanggaran.

Senat Unila Siap Jalankan Aturan, Pilrek Diulang Jika Ada Pelanggara dan Juga Tidak Persoalkan KPK
Tribunlampung.co.id/Bayu
Ketua Senat Unila Prof Heryandi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Senat Universitas Lampung menyatakan Pemilihan Rektor akan diulang jika terbukti terjadi pelanggaran.

Ketua Senat Unila Prof Heryandi menjelaskan pihaknya akan mengumumkan siapa saja bakal carek yang lolos administrasi pada 5 Agustus.

"Kemudian, 26 Agustus akan diketahui siapa saja tiga carek yang resmi mengikuti pilrek," katanya, Jumat (2/8/2019).

Mantan Dekan Fakultas Hukum Unila ini menyatakan sejauh ini tahapan pilrek berjalan dengan lancar.

Namun, jelas dia, jika terbukti ada persoalan dari para bacarek, maka proses pilrek akan diulang sesuai peraturan.

"Jika ada bacarek yang tersandung masalah hukum, baik kasus narkoba, plagiarisme, korupsi, atau kasus kriminal lainnya, maka tahapan pilrek akan diulang. Semua pelaksanaan kami ulang dari pertama, dan mereka yang tersandung masalah hukum tidak boleh ikut lagi," terang Heryandi.

Prof Karomani, salah satu bacarek, menytakan akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan terkait tahapan pilrek.

"Jika memang tidak boleh lagi ikut kalau melakukan pelanggaran, maka saya akan mengikuti peraturan itu," ujarnya. 

Panja Pilrek Unila Pastikan Tidak Ada Rektor Impor

Tak hanya itu saja, Senat Unila juga tak mempersoalkan mengenai wacana keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kaitan anggaran pilrek.

"Kalau KPK melihat ada indikasi, itu memang sudah tugasnya institusi antikorupsi," kata Ketua Senat Unila Prof Heryandi.

Ia memastikan Unila sejauh ini tidak menggandeng KPK atau lembaga apapun terkait pelaksanaan pilrek.

"Kalau ada indikasi, maka tugasnya lembaga lain yang mengeksekusi sesuai tupoksinya," tandas Heryandi. 

(tribunlampung.co.id/bayu saputra)

Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved