Tribun Lampung Tengah

7 Tahun Tinggal di Rumah Beratap Jerami dan Beralas Tanah, Dadang Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah

7 tahun tinggal beralaskan tanah dan beratapkan jerami, Dadang dan keluarganya mendapatkan bantuan renovasi rumah dari Bupati Loekman Djoyosoemarto.

7 Tahun Tinggal di Rumah Beratap Jerami dan Beralas Tanah, Dadang Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah
TribunLampung/Syamsir Alam
Bupati Lampung Tengah membantu bedah rumah milik Dadang 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, RUMBIA - Tujuh tahun tinggal beralaskan tanah dan beratapkan jerami, Dadang dan keluarganya mendapatkan bantuan renovasi rumah dari Bupati Loekman Djoyosoemarto.

Sebab, Dadang beserta istri dan tiga anaknya selama ini harus bersusah payah membangun istana sederhana, hanya sekadar untuk bernaung dari panas dan hujan.

Warga Desa Sumber Sari, Kecamatan Rumbia, yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh tani itu, mengaku selama ini menyisihkan hasil jerih payahnya untuk membeli bahan-bahan membangun rumahnya.

"Penghasilan saya (sebagai buruh tani) cuma Rp 50 ribu per hari. Dari situ saya sisihkan buat makan, kebutuhan sekolah anak, dan lain-lain, juga untuk menabung membangun rumah," kata Dadang, Minggu (4/8/2019).

Dadang menambahkan, untuk menambah penghasilan keluarga, sang istri Sri Mulyati juga harus membanting tulang dengan bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT)

"Ya dari istri itu, buat nambah penghasilan keluarga, disisakan juga buat nabung bangun rumah. Sudah sejak 2012 nabung, tapi memang (uang) belum cukup juga sampai sekarang," imbuhnya.

Namun, doa Dadang dan istri nampaknya mendapat jawaban dari Tuhan, setelah Bupati Loekman Djoyosoemarto yang mendapatkan laporan masyarakat, menyatakan kesiapannya membantu keluarga Dadang mewujudkan harapannya.

Bahkan, di selah kegiatan gotong royong bersama masyarakat di Kecamatan Rumbia, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Lamteng itu menyambangi langsung kediaman Dadang beserta keluarga.

Tak Layak Huni, Relawan Sosial Bedah Rumah Pemulung di Way Panji

"Saya mendapat laporan warga, kalau keluarga Bapak Dadang ini bukan orang yang tipe berpangku tangan. Mereka bekerja mencukupi kebutuhan sehari-hari, untuk tiga anaknya,"

"Apalagi saya dengar langsung kalau dari penghasilan mereka, disisihkan juga buat membangun rumah. Katanya sudah tujuh tahun menabung tapi belum terealisasi," kata Loekman Djoyosoemarto.

Bupati menyatakan, kesiapannya membantu keluarga Dadang dengan memberikan bantuan berupa material bangunan berupa genting, bata, semen, pasir dan lainnya.

"Harapan saya agar renovasinya pun dibantu oleh masyarakat serta aparatur kampung di sini. Kita saling bergotong royong saling meringankan beban saudara sesama," imbuhnya.

(tribunlampung.co.id/syamsir alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved