Breaking News:

Klaim Pemilik Pulau Tegal Mas, Gugatan Babay Chalimi Tiga Kali Ditolak Pengadilan

Klaim Diri sebagai Pemilik Pulau Tegal Mas, Gugatan Babay Chalimi Tiga Kali Ditolak oleh Pengadilan

Ist
Kawasan wisata Pulau Tegal Mas. Pengusaha Babay Chalimi mengklaim sebagai pemilik lahan 60 hektare di pulau tersebut, namun tiga kali gugatannya dimentalkan oleh pengadilan. 

Klaim Pemilik Pulau Tegal Mas, Gugatan Babay Chalimi Tiga Kali Ditolak Pengadilan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Di balik sukses yang dicatatkan Tegal Mas sebagai objek wisata populer di Lampung, ada kisah lain yang menyeruak tentang kepemilikan lahan di pulau tersebut.

Selama ini, pengusaha Thomas Azis Riska dikenal sebagai pemilik lahan di pulau tersebut. Ia yang kemudian "menyulap" pulau menjadi kawasan wisata bahari yang paling hits di Lampung.

Dari mana Thomas memperoleh kepemilikan atas lahan di pulau tersebut?

Dalam suatu kesempatan, Thomas mengungkapkan, ia membeli lahan dalam bentuk tujuh sertifikat. Lahan tersebut dulunya dimiliki oleh antara lain ahli waris Kohar Widjaja. Kemudian berpindah tangan dan kini menjadi milik Thomas.

Dirjen Gakkum KLHK: Kami Tidak Menutup Tegal Mas, Hanya Penghentian Reklamasi di Dua Titik

Bareskrim Polri: Kegiatan Wisata di Pulau Tegal Mas Tidak Ditutup

Belakangan, ada pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan seluas 60 hektare di pulau tersebut. Namanya Babay Chalimi.

Babay melalui kuasa hukumnya melayangkan gugatan kepada tiga ahli waris Kohar Widjaja, yakni Karina, Theresia, dan Winne.

Sebagaimana tertuang dalam dua gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Babay mengklaim lahan tersebut merupakan miliknya dengan mengacu pada selembar surat pernyataan.

Surat pernyataan tersebut dibuat di Srengsem bertanggal 16 Februari 2004 berisi pernyataan dari Kohar Widaja yang menyerahkan beberapa bidang tanah seluas sekitar 60 hektare di Pulau Tegal sebagai kompensasi pencabutan sita jaminan atas perkara di antara keduanya.

Apa hasil gugatan Babay tersebut? Dua kali gugatan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, dua kali mental. Bahkan, di tingkat banding, gugatan juga mental.

Halaman
12
Editor: Andi Asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved