Pasangan Kekasih Tewas Dihujani Bacokan, Motif Pembunuhan karena Asmara
Pasangan Kekasih Tewas Dihujani Bacokan, Motif Pembunuhan karena Asmara
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Polres Bangkalan terus mendalami kasus pembunuhan terhadap Farida (25), warga Desa Pandan Lanjang Kecamatan Burneh dan Sinol (30), warga Desa Perrreng Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura, Selasa (6/8/2019) malam.
Keterangan yang dihimpun pihak kepolisian dari sejumlah pihak, pemicu pembunuhan terhadap Sinol dan Farida diduga bermotif asmara.
Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno mengungkapkan, korban Farida berstatus istri dari MZM, warga Desa Mragung Kecamatan Socah.
Ia menjelaskan, pembunuhan Sinol dan Farida terjadi di Jalan Raya Binoh, timur Pasar Tona'an pada Selasa pukul 19.30 WIB.
Keduanya berboncengan sepeda motor Kawasaki Ninja tanpa nopol dari arah barat ke timur.
"Sampai di lokasi kejadian, kedua korban dihadang oleh pelaku dan kami masih dalami identitas pelaku," jelas Suyitno kepada Tribunjatim.com.
Ia memaparkan, pelaku langsung menghujamkan bacokan ke tubuh korban hingga Sinol tewas di lokasi kejadian.
"Sedangkan korban Farida sempat melarikan diri ke area persawahan. Namun dikejar oleh pelaku dan di bacok hingga meninggal dunia," paparnya kepada Tribunjatim.com.
Tubuh keduanya ditemukan dengan kondisi mengenaskan. Korban Sinol ditemukan dengan posisi terlentang miring menghadap bahu jalan dengan kepala menghadap ke atas.
Ia menggunakan sarung berwarna orange dengan kemeja berwarna krem. Ia menderita luka baok pada betis sebelah kiri, luka bacok di bagian leher, dan luka bacok di bagian wajah
Sedangkan mayat Farida ditemukan dengan posisi telungkup, kepala menghadap tanah. Ia memakai atasan berwarna hijau tua dan sarung berwarna hijau muda bermotif bunga.
"Korban Farida menderita luka bacok di paha kiri dan leher hampis putus," pungkas Suyitno. (Ahmad Faisol/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pasangan-kekasih-tewas-dihujani-bacokan-motif-pembunuhan-karena-asmara.jpg)