Tribun Tulangbawang

Tahun Depan, Tulangbawang Ditarget Masuk Kabupaten Layak Anak

Tahun depan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) Kabupaten Tulangbawang akan konsern membentuk Kabupaten layak anak

Tahun Depan, Tulangbawang Ditarget Masuk Kabupaten Layak Anak
Tribunlampung.co.id/Endra
Kadis P2PA Tulangbawang Desi Kusumayuda saat menunjukan calon taman ramah anak yang berada tepat di depan kantornya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Tahun depan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) Kabupaten Tulangbawang akan konsern membentuk Kabupaten layak anak di wilayah setempat.

Kepala Dinas P2PA Desia Kusumayuda mengatakan, tahun ini Tulangbawang belum masuk KLA lantaran belum memiliki Perda.

Desi mengatakan, langkah awal pihaknya akan segera membentuk konferensi hak anak (KHA) pada pekan ke tiga Agustus ini.

Dia mengaku, tidak masuknya Tulangbawang tahun ini sebagai KLA, lantaran terganjal aturan tentang KLA.

"Tulangbawang juga belum memiliki atau membentuk sekolah ramah anak. Jadi itu alasanya kenapa tahun ini kita belum masuk KLA," terang Desi, Rabu (07/08).

Desi optimistis dengan keluarnya Perda tentang KLA, ditambah terdapat beberapa lokasi sekolah dan pusat kesehatan yang segera di bentuk menjadi KHA, Tulangbawang dapat mendapat gelar KLA di tahun depan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Niat Puasa Tarwiyah & Arafah Jelang Idul Adha 2019 dan Penjelasan Hadits Tentang Keutamaannya

Menurutnya, sekolah dan pusat kesehatan yang dibentuk menjadi KHA yakni SMP Negeri 3 Banjaragung, SMP Negeri Banjarmargo, SMP 1 Menggala, Puskesmas Tuba l Banjaragung, Puskesmas Menggala, RSUD Menggala, dan Klinik Naseha Kecamatan Penawartama.

"Kita tahun ini kan masalahnya cuman, karena enggak ada Perda tentang KLA. Nah poin itu kan 30 persen dari penilaian. Sementara hanya dalam waktu dua bulan persiapan, kita mendapat nilai 736. Jadi saya yakin tahun depan Tulangbawang bisa ditetapkan menjadi KLA," papar Desi.

Berita Persib Hari Ini, Persib Bandung Tegaskan Kesiapannya Menghadapi Perlawanan Persela Lamongan

Dia berharap, OPD terkait pun dapat saling mendukung program tersebut.

Mengingat KLA menjadi salah satu dari 25 program pro rakyat yang diusung masa kempemimpinan Winarti-Hendriwansyah.

"Ini menjadi pekerjaan rumah bersama bagi semua dinas terkait, baik Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial untuk mensukseskan Tulangbawang menjadi KLA tahun 2020," tandas Desi.

(Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved