UT Tawarkan Solusi Masyarakat Terbatas Waktu Tempuh Pendidikan Tinggi

Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Bandar Lampung bekerjasama dengan Pemerintah Pringsewu mengadakan sosialisasi Perguruan Tinggi.

UT Tawarkan Solusi Masyarakat Terbatas Waktu Tempuh Pendidikan Tinggi
Tribunlampung.co.id/Didik
Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UT) Bandar Lampung bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu mengadakan sosialisasi Perguruan Tinggi Negeri UT. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,PRINGSEWU - Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UT) Bandar Lampung bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu mengadakan sosialisasi Perguruan Tinggi Negeri UT.

Direktur UPBJJ Universitas Terbuka Bandar Lampung Dra Sri Ismulyaty MSi didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Pemkab Pringsewu Andi Wijaya menyosialisasikan kepada jajaran Pemkab Pringsewu.

Sri Ismulyaty didampingi Manager Regristasi dan Ujian UT Drs Agus Suprijanto MPd, Manager Bantuan Belajar dan Layanan Bahan Ajar UT Agus Iskandar SH MH dan Penanggungjawab Sosialisasi dan Promosi UT Dr Budi Kustoro.

"UT adalah Perguruan Tinggi Negeri ke 45 yang diremikan oleh Presiden Soeharto pada 4 September 1984 berdasar SK Presiden RI Nomor 41 Tahun 1984," ungkapnya.

Penyelenggaraan layanan Pendidikkan UT, kata dia, dilakukan dengan sistim Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ).

Sri mengatakan UT cabang di seluruh Indonesia meraih atau menjangkau masyarakat yang tidak terjangkau Universitas Negeri dan Swasta.

"UT ingin mengajak unsur pimpinan daerah sampai dengan kecamatan dan desa (masuk pendidikkan tinggi). Karena pendidikkan tinggi tidak pandang bulu, karena hak seluruh warga," tuturnya.

Dia mengatakan, terkadang masyarakat yang ingin menempuh pendidikan tinggi terkendala oleh waktu, atau tempat menjangkau yang sulit. Sehingga kesempatan ke perguruan tinggi belum diperoleh oleh masyarakat tersebut.

Sementara itu, kata dia, masyarakat masih banyak yang belum mengetahui UT. Oleh karena itu, kata Sri, pihaknya menyelenggarakan sosialisasi guna mengenalkan UT kepada jajaran Pemkab Pringsewu.

Tidak hanya jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sosialisasi juga diberikan hingga ke tingkat pekon/desa. Diketahui ada 126 pekon di Kabupaten Pringsewu.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Pemkab Pringsewu Andi Wijaya mengharapkan bila tujuan sosialisasi tersebut untuk mendorong supaya menumbuhkan minat masuk ke perguruan tinggi maupun Program Pasca Sarjana.

Meskipun di tengah kesibukkan kerja mencari nafkah, masih dapat mengenyam pendidikkan tinggi. Sehingga kualitas pendidikkan masyarakat dapat lebih meningkat.

Dia menambahkan bila UT ini ditawarkan untuk yang terbatas waktu dan terbatas jarak, bahkan dana. Sehingga, lanjut dia, mahasiswa UT tidak perlu kemana-mana cukup berada di kelompok belajar wilayah setempat.

"Belajar itu harta yang tidak ternilai sepanjang masa. Daripada Sabtu-Minggu tidak produktif, ayok sekolah lagi," katanya.

(Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved