Tribun Lampung Tengah

Bupati Keluarkan Surat Edaran Imbauan Tak Menggunakan Kantung Plastik Hitam untuk Wadah Hewan Kurban

Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, mengeluarkan surat edaran terkait imbauan tak menggunakan kantong plastik hitam untuk daging kurban.

Bupati Keluarkan Surat Edaran Imbauan Tak Menggunakan Kantung Plastik Hitam untuk Wadah Hewan Kurban
Tribunlampung.co.id/Syamsir
Bupati Loekman Djoyosoemarto. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,GUNUNGSUGIH - Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, mengeluarkan surat edaran terkait imbauan tak menggunakan kantong plastik hitam untuk daging kurban saat Idul Adha mendatang.

Imbauan itu tertuang dalam Surat Edaran nomor : 451/306/Setda.1.03/tahun 2019 tentang imbauan tidak menggunakan kantung plastik daur ulang untuk wadah daging kurban.

Surat edaran tersebut menurut Bupati Loekman Djoyosoemarto, merupakan tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor : 451/1584/03/2019 tanggal 1 Agusutus 2019, tentang imbauan tidak menggunakan kantung plastik daur ulang untuk wadah daging kurban sebagai tindak lanjut Public Warning dari BPOM tentang kantung plastik (kresek).

Stop dari Sekarang, Ini 3 Bahaya Menyimpan Sayuran dalam Kantong Plastik

"Karena kantung plastik kebanykan merupakan produk daur ulang, dan membahayakan bagi kesehatan, karena mengandung zat karbon. Apabila tercampur ke makanan (daging) maka akan membahayakan manusia," ujar Bupati Loekman Djoyosoemarto, Kamis (8/8/2019).

Tak hanya itu, bupati menerangkan, bahwa kita tidak mengetahui apakah saat proses daur ulang ada zat lainnya yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

"Kita kan tidak tahu riwayat (kantung plastik) pengunaan sebelumnya, apakah bekas kotoran hewan/manusia, wadah pestisida, limbah rumah sakit, atau limbah logam berat. Untuk itu lebih baik kita cegah penggunaannya," tandasnya.

Loekman berharap, surat edaran yang dikeluarkan supaya ditindaklanjuti oleh para tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga pimpinan organsiasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Lampung Tengah.

Bupati menambahkan, seluruh penyelengara kurban di kampung, agar dapat memperhatikan surat edaran di atas, serta tidak menganggap remeh dampak dari penggunaan kantong plastik yang mengandung zat karbon.

"Sebagai gantinya (kantung plastik hitam), kita bisa menggunakan daun pisang, besek, atau kantung plastik yang tidak berwarna," pungkasnya.

(tribunlampung.co.id/syamsir alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved