Edukasi Masyarakat soal HIV dan AIDS, OPSI Lampung dan IAC Gandeng Media Massa

Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) Lampung bersama Indonesia AIDS Coalition (IAC) menggelar Media Gathering, Kamis (8/8/2019).

Edukasi Masyarakat soal HIV dan AIDS, OPSI Lampung dan IAC Gandeng Media Massa
Tribun Bandar Lampung/Bayu Saputra
DISKUSI TENTANG HIV/AIDS -¬†Sejumlah jurnalis dan penggiat komunitas berdiskusi tentang HIV dan AIDS dalam acara Media Gathering oleh Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) Lampung dan Indonesia AIDS Coalition (IAC), Kamis (8/8/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) Lampung bersama Indonesia AIDS Coalition (IAC) menggelar Media Gathering, Kamis (8/8/2019). Acara bertema Establishment Networking with Media itu berlangsung di Community Base Center (CBC), Tanjungkarang Pusat.

Focal Point OPSI Lampung yang juga perwakilan IAC, Mumu, berharap semua elemen masyarakat bersinergi. Tujuannya untuk memutus rantai penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV) atau virus yang menghancurkan sistem kekebalan tubuh manusia.

"Termasuk media massa, juga berperan memberikan informasi yang benar dan mengedukasi masyarakat tentang HIV," katanya.

Mumu menerangkan HIV adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia dengan menghancurkan sel CD4. Adapun CD4 ialah bagian dari sel darah putih yang bertugas menjaga kekebalan tubuh.

"Semakin banyak sel CD4 yang hancur oleh virus tersebut, maka kekebalan tubuh akan semakin lemah. Akhirnya, tubuh lebih rentan terserang berbagai penyakit," ujarnya.

Adapun AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah fase berikutnya, di mana tubuh sudah kehilangan kemampuan dan kekebalan untuk melawan infeksi HIV. Dengan pencegahan yang benar serta pengobatan rutin, maka kekebalan tubuh akan bertahan, sehingga tidak sampai pada fase AIDS.

Mumu menjelaskan pembahasan mengenai HIV seringkali berkaitan dengan peran komunitas yang mengadvokasi isu tersebut. Karena itulah, pihaknya mengharapkan terjalinnya sinergi antara jejaring komunitas isu HIV dengan media massa.

"Termasuk dalam penulisan berita di media-media, agar tidak menyudutkan dan menstigma ODHIV (Orang dengan HIV) dan ODHA (Orang dengan HIV/AIDS)," katanya.

Dalam pertemuan itu, hadir perwakilan Jaringan Indonesia Positif (JIP), Komunitas Anak Positif Indonesia (Komapi), dan Jaringan ODHA Berdaya (JOB). Kemudian perwakilan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Lampung, Gaya Lentera Muda Lampung (Gaylam), dan Saburai Support Group (SSG) Lampung.

Sebelumnya, selama tiga hari, Senin-Rabu (5-7/8/2019), IAC mengadakan workshop pemberitaan positif mengenai isu HIV. Pesertanya adalah jurnalis serta penggiat komunitas dan lembaga swadaya masyarakat. 

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved