Terkendala Aturan Arab Saudi, Istri Mbah Moen Hanya Bisa Pandangi Pusara Suami dari Balik Pagar Besi

Nyai Heni Maryam, hanya mampu memandang ribuan pelayat yang menghantar kepergian Sang Suami KH Maimoen Zubair dari balik pagar pemakaman Ma'la, Makka

Terkendala Aturan Arab Saudi, Istri Mbah Moen Hanya Bisa Pandangi Pusara Suami dari Balik Pagar Besi
tribunwow
Nyai Heni Maryam saat menyaksikan pemakaman suaminya KH Maimoen Zubaer dari balik pagar besi pemakaman Ma’la. Nyai Heni dilarang mendekat ke pusara Mbah Moen karena aturan di Arab Saudi yang melarang perempuan masuk ke makam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.IDNyai Heni Maryam hanya mampu memandang ribuan pelayat yang menghantar kepergian Sang Suami KH Maimoen Zubair dari balik pagar pemakaman Ma'la, Makkah.

Sesekali, dengan ujung jilbabnya ia tampak mengusap matanya.

Mungkin titik air mata tak kuasa ia tahan untuk keluar dari sepasang mata yang tersembunyi di balik kacamata hitamnya.

Senandung tahlil terdengar lirih keluar dari mulut perempuan paruh baya itu.

Tangannya gemetar terus menengadah, sambil terus menyenandungkan ke-Esaan Sang Khalik.

Dari balik pagar bertembok tebal dan berjeruji besi kokoh itu terlihat matanya tak beranjak menatap kerumunan ratusan bahkan ribuan orang yang berada sekitar 500 meter dari tempatnya berdiri.

Jelas tampak di raut wajahnya, keinginan untuk berada di tengah kerumunan itu.

Tiga Surat Sakti Dubes Arab Saudi, Lancarkan Pemakaman Mbah Moen di Ma’la, Makam Istimewa di Makkah

 

 

Kumpulan Kata-kata Bijak Mbah Moen, KH Maimoen Zubair

 

 

Mahfud MD Ungkap Bisikan Mbah Moen Sebelum Meninggal di Mekkah

Namun apa daya, aturan di tanah Saudi ini jelas.

Perempuan tak diperkenankan masuk ke dalam area pemakaman Ma’la.

"Duduk saja dulu Bu Nyai," bujuk dokter perempuan yang terus mendampinginya.

Halaman
1234
Penulis: Romi Rinando
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved