Baku Tembak di Bandar Jaya

Begal Lampung Arahkan Pistol ke Polisi Bilang 'Mati Kamu', Abdul Lahab Tewas 4 Hari Kemudian

Penangkapan buronan begal Lampung bernama Abdul Lahab memiliki cerita tersendiri di anggota Tekab 308 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres

Begal Lampung Arahkan Pistol ke Polisi Bilang 'Mati Kamu', Abdul Lahab Tewas 4 Hari Kemudian
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Kapolres Lampung Tengah Ajun Komisaris Besar I Made Rasma memberikan keterangan kepada awak media terkait tewasnya Abdul Lahab, saat ditemui di RSUD Ahmad Yani Metro, Kamis (8/8/2019). Begal Lampung Arahkan Pistol ke Polisi Bilang 'Mati Kamu', Abdul Lahab Tewas 4 Hari Kemudian. 

Sepak terjang Abdul Lahab diketahui sejak 2006.

Saat itu, ia melakukan perampokan terhadap seorang dokter di Lampung Tengah.

Episode berlanjut, pelaku melakukan aksi pembegalan di wilayah Jalinsum Lampung Tengah pada tahun 2009.

Namun, pihak kepolisian berhasil meringkus Abdul Lahab.

Ia dikenakan hukuman penjara selama 3,5 tahun.

"Di tahun 2013, sejak keluar penjara, dia terus beraksi, tidak hanya di Lamteng, tapi juga Metro dan Bandar Lampung. Sejak saat itu lah ia menjadi DPO Polres Lamteng dan Polda Lampung," kata AKBP I Made Rasma.

Bripka Imam Kohori, saat baku tembak dengan pelaku begal Abdul Lahab, Minggu (4/8/2019) lalu.
Bripka Imam Kohori, saat baku tembak dengan pelaku begal Abdul Lahab, Minggu (4/8/2019) lalu. (TribunLampung/Syamsir Alam)

Jajarannya, lanjut I Made Rasma, melakukan pengejaran selama empat hari terakhir terhadap Abdul Lahab hingga ke Lubuk Linggau Sumatera Selatan, Lampung Selatan, dan Tulangbawang.

Sejak jejak pelaku terputus di areal perkebunan PT GGP di hari pertama pengejaran, Minggu (4/8/2019), jajarannya dibantu Jatanras kemudian melakukan pengejaran hingga keluar perbatasan.

Jejak pelaku Abdul Lahab sempat terendus pada Rabu (8/8/2019) di kawasan Negara Ratu dan Gunung Sugih Baru, Pesawaran.

Namun, usaha penangkapan gagal karena pelaku berhasil melakukan pelarian lagi ke kawasan lainnya.

"Kita pastikan pelarian Abdul Lahab berada di Metro. Kamis pukul 15.00 WIB, kami berkoordinasi dengan Jatanras Polda Lampung dan Polres Metro melakukan penggerebekan pelaku di rumah kosong di kawasan Metro Selatan," ujar Kapolres.

Tak hanya diam, sama seperti upaya penangkapan di Jalinsum Bandar Jaya, Abdul Lahab juga melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata ke arah petugas yang mengepungnya ke sejumlah arah.

Akhirnya, pelarian sang koboi dari Kecamatan Terusan Nunyai itu terhenti setelah dua peluru petugas menyasar kebagian dadanya.

Kalau Malam Gentayangan, Inilah Polwan Cantik Pertama yang Jadi Pemburu Begal di Lampung

Abdul Lahab tewas setelah petugas berusaha memberikan perawatan ke rumah sakit.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol M Barly Ramdhani mengatakan, meski Abdul Lahab tewas, kasusnya tidak berhenti.

Polisi masih memburu kelompok Abdul Lahab. (tribunlampung.co.id/syamsir alam/hanif mustafa)

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved