Tribun Lampung Selatan

Petani Padi di Lampung Selatan Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang

Petani di Desa Sidomakmur, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan mulai resah karena kemarau

Petani Padi di Lampung Selatan Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Padi mengering di Way Panji, Lampung Selatan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Petani di Desa Sidomakmur, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan mulai resah.

Pasalnya kemarau panjang kini mengancam tanaman padi petani yang rata-rata berumur 2 bulan lebih.

Dari pantauan Tribunlampung.co.id, Minggu (11/8/2019), padi terlihat mengering sebagian.

Bahkan pertumbuhan batang padi pun tidak maksimal. Padahal sebagian tanaman padi sudah mulai terlihat memiliki bulir buah.

“Sudah sejak pertengahan bulan Juli lalu kemarau. Air sudah sulit, sehingga pengairan untuk tanaman padi kurang maksimal,” terang Agus salah seorang petani.

Menurut dirinya, untuk tetap bisa mengairi sawah petani memanfaatkan sumur bor (sumur sibel).

Namun ini pun juga tidak maksimal, karena sawah yang harus mendapatkan air juga cukup luas.

Selain untuk mengairi sawah, sumur bor ini juga dimanfaatkan warga untuk kebutuhan air bersih rumah tangga.

Pasalnya, rata-rata sumur warga pun kini sudah mulai kering.

“Sumur sibel ini, selain untuk mengairi sawah, juga untuk kebutuhan air bersih warga,” terang Yanto warga lainnya.

Halaman
12
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved