Perampokan Sadis di Ulubelu

BREAKING NEWS - Supriadi Dihujani Tembakan dan Bacokan 4 Perampok Sadis, Rp 500 Juta Melayang

Supriadi menjadi korban pencurian dan penganiayaan oleh kawanan perampok yang menyatroni rumahnya di Pekon Sinar Banten, Kecamatan Ulu Belu, Tanggamus

BREAKING NEWS - Supriadi Dihujani Tembakan dan Bacokan 4 Perampok Sadis, Rp 500 Juta Melayang
Tribun Lampung/Hanif
Supriadi (57) menjalani perawatan intensif di Ruang Anggrek Rumah Sakit Imanuel, Bandar Lampung, Senin, 12 Agustus 2019. Supriadi menjadi korban perampokan sadis di Ulu Belu, Tanggamus, Sabtu, 10 Agustus 2019 lalu. 

"Dua hari di sini, baru operasi. Jadi sempat dirawat ke Pringsewu terus dirujuk ke sini. Ya ginilah (kondisinya)," kata Supriadi.

Supriadi menceritakan kronologi peristiwa perampokan sadis tersebut.

Ia menuturkan, kejadian bermula saat ia tengah terlelap tidur bersama anak dan istrinya.

"Itu sekitar jam tiga pagi, saya kebangun dengar orang mukul pintu rumah belakang," ungkapnya.

Supriadi kaget mengetahui pintu bagian bawah dijebol oleh kawanan perampok dengan menggunakan palu besar.

"Jadi masuknya merangkak dari pintu bagian bawah yang dijebol," ujar Supriadi pelan.

Menurut Supriadi, sedikitnya ada empat pelaku yang masuk ke dalam rumahnya dengan membawa senjata api, obeng, senter, dan palu.

"Kemudian saya minta tolong. Saya teriak-teriak. Ada 10 kali saya teriak sampai suara saya serak," imbuh dia.

Alih-alih tetangga berdatangan, teriakan Supriadi malah membuat kawanan perampok tersebut langsung menuju kamarnya.

"Mereka masuk lalu gedor pintu kamar saya. Saya kunci kamar dan sembunyi di balik pintu," jelas Supriadi.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved