Perjalanan ke Tiongkok

Mau Jadi Pahlawan, Naiklah ke Tembok Besar

Perjalanan ke Tiongkok - Mau Jadi Pahlawan, Naiklah ke Tembok Besar di Tiongkok

Mau Jadi Pahlawan, Naiklah ke Tembok Besar
istimewa
Pemred Tribun Lampung Andi Asmadi berfoto dengan latar belakang Tembok Besar di Beijing, Senin (12/8/2019). 

Jika ingin menjadi pahlawan, datanglah ke Tembok Besar di Tiongkok. Di situ ada prasasti yang mengesahkan status pahlawan bagi pengunjung yang menapak tangga hingga di pos pertama.

ROMBONGAN pemimpin redaksi dan pemimpin media dari Lampung tiba di Bandara Internasional Beijing dengan mengggunakan penerbangan GA890 pada Senin (12/8) subuh sekitar pukul 05.15 waktu setempat.

Keluar dari bandara, sudah menunggu pemandu bernama Steven, sama dengan nama Sekretaris PSMTI Lampung yang memfasilitasi undangan Konjen Tiongkok, Steven Cheng.

Ada dua tawaran yang diajukan: wisata ke Lapangan Tiananmen dan Istana Kaisar yang dijuluki Forbidden City, atau mengunjungi Tembok Besar.

Dua pilihan objek wisata itu tidak bisa di pilih bersamaan karena waktu yang terbatas dan jarak yang berjauhan. Semua sepakat memilih berkunjung ke Tembok Besar.

“Tidak sah ke Tiongkok kalau belum menginjak tembok besar,” kata Iskandar Zulkarnaen, Pemred Lampung Post.

Perjalanan dari Bandara ke Tembok Besar sekitar 1,5 jam. Tak terasa jauh, karena jalan menuju ke sana sangat nyaman.

Sepanjang jalan, pemandu Steven banyak bercerita tentang Kota Beijing, ibu kota pemerintahan Tiongkok yang ternyata punya problem sama dengan Jakarta: macet di mana-mana.

Kami mendatangi salah satu titik Tembok Besar yang masih berada dalam wilayah Beijing. Dari kejauhan terlihat tembok memanjang yang melingkari gunung.

Tembak Besar telah berkembang menjadi objek wisata yang sangat ramai dikunjungi.

Halaman
123
Penulis: Andi Asmadi
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved