Tribun Lampung Tengah

Siswa SMK di Lamteng Terpaksa Mencuri karena Bantu Biaya Operasi Orangtua

Siswa SMK di Lamteng Terpaksa Mencuri karena Bantu Biaya Operasi Orangtua, LPA Lampung Tengah mengupayakan penangguhan

Siswa SMK di Lamteng Terpaksa Mencuri karena Bantu Biaya Operasi Orangtua
TRIBUN LAMPUNG/SYAMSIR ALAM
penangguhan - Ketua LPA Lamteng Eko Yuwono (kiri) bersama YP di Mapolsek Gunung Sugih, Senin (12/8). LPA mengupayakan penangguhan penahanan terhadap YP yang terlibat pencurian 

Siswa SMK di Lamteng Terpaksa Mencuri karena Bantu Biaya Operasi Orangtua 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNGSUGIH - Siswa SMK di Lamteng Terpaksa Mencuri karena Bantu Biaya Operasi Orangtua

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah mengupayakan penangguhan penahanan bagi siswa SMK yang melakukan pencurian di Kantor PC NU, Seputih Jaya, beberapa waktu lalu.

Ketua LPA Eko Yuwono, Senin (12/8) mengatakan, upaya penangguhan yang diupayakan pihaknya lebih karena faktor kemanusiaan.

Eko mengatakan, saat ia menemui pelaku YP (17) di Mapolsek Gunung Sugih, YP menceritakan kronologis pencurian handphone dan laptop yang ia lakukan bersama pelaku lainnya, Rahmad (32), Selasa (1/8) lalu.

"Anak ini (YP) bercerita alasannya kenapa mencuri (di Kantor PC NU). Dia mencuri untuk membantu orangtuanya yang akan dioperasi karena mengalami penyakit gondok beracun," ujar Eko Yuwono.

Eko melanjutkan, YP adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ibu YP hanya bekerja sebagai buruh cuci pakaian di sekitaran Seputih Jaya. Sementara sang ayah, sudah empat tahun terakhir terkena stroke dan tak lagi bisa beraktivitas.

"YP ini anak dari keluarga yang sangat-sangat sederhana. Untuk sekolah saja setiap hari dia harus berjalan kaki sejauh tiga kilometer. Kendaraan tak punya, dan hanya mendapat uang jajan Rp 2.000 setiap hari," imbuhnya.

Curi Motor di Gunung Sugih, Beni Ditangkap di Jalintim Bandar Mataram

Karena desakan situasi yang menimpa orangtuanya itulah, YP mengakui ingin membantu orangtuanya, namun dengan cara yang salah, yakni mencuri handphone Samsung J2 Prime warna Gold dan laptop merek Accer.

Halaman
12
Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved