Tribun Tulangbawang

Oknum Sipir Tepergok Nyabu Bareng Wanita di Rumah Kontrakan

Petugas Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tulangbawang menangkap oknum pegawai lapas Rutan Menggala

Oknum Sipir Tepergok Nyabu Bareng Wanita di Rumah Kontrakan
TRIBUN LAMPUNG/ENDRA ZULKARNAIN
PEMERIKSAAN - Oknum pegawai lapas Rutan Menggala NH (kedua dari kanan) bersama teman wanitanya kini sedang menjalani pemeriksaan buntut keterlibatan penyalahgunaan sabu-sabu. 

Oknum Sipir Tepergok Nyabu Bareng Wanita di Rumah Kontrakan

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Petugas Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tulangbawang menangkap oknum pegawai lapas Rutan Menggala bersama seorang perempuan saat tengah mengonsumsi sabu

Kasat Narkoba Iptu Boby Yulfia, mewakili PLH Kapolres Tulangbawang AKBP Ronalzie Agus mengatakan, penangkapan terjadi pada Selasa (6/8), sekitar pukul 16.00 Wib.

"Tersangka ditangkap di sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Cemara, Menggala," terang Boby, Selasa (13/8).

Dua Pelajar SMP Berulang Kali Jambret, Hasilnya Dipakai Beli Sabu-sabu

Adapun identitas kedua tersangka berinisial NH (42), yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Lapas Kelas II B Mengala dan LI (22), warga Desa Bujung Tenuk, Kecamatan Menggala.

Boby mengatakan, penangkapan kedua tersangka berdasarkan informasi dari warga yang mengatakan, praktik penyalahgunaan narkoba kerap terjadi di rumah kontrakan tersebut.

Berbekal informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan. Setelah dipastikan di rumah tersebut sedang ada penghuninya, polisi langsung melakukan penggerebekan dan penggeledahan.

Ditangkap di Jalan, Boman Alias Herman Simpan Sabu-sabu di Dalam Speaker Aktif

Dalam penggeledahan itu, polisi berhasil menangkap seorang pria dan seorang wanita, serta berhasil menyita barang bukti berupa pyrex yang masih terdapat narkotika jenis sabu.

"Di lokasi kita amankan seperangkat alat hisap sabu (bong), duah buah plastik klip bekas narkotika jenis sabu, korek api gas warna merah, handphone Samsung J Prime warna hitam, HP Nokia warna biru dan uang tunai Rp 200 ribu," papar Boby.

Kedua tersangka saat ini sudah ditahan di Mapolres Tulangbawang dan akan dijerat Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancamannya pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 Miliar dan paling banyak Rp 10 miliar," tandas Boby. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved