Sinergikan RPJMD dan RPJMN, Gubernur Arinal Hadiri Konsultasi Regional di Medan

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri acara Konsultasi Regional (Konreg) untuk menyinergikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)

Sinergikan RPJMD dan RPJMN, Gubernur Arinal Hadiri Konsultasi Regional di Medan
humas pemprov lampung
Sinergikan RPJMD dan RPJMN, Gubernur Arinal Hadiri Konsultasi Regional di Medan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MEDAN - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri acara Konsultasi Regional (Konreg) untuk menyinergikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, di Hotel Adimulya, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (13/8/2019).

Dalam acara yang dibuka langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro tersebut, Gubernur Arinal Djunaidi mengusulkan sejumlah hal penting terkait pembangunan Provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Gubernur menjelaskan bahwa Provinsi Lampung saat ini juga sedang menyusun RPJMD 2019-2024 dengan visi Rakyat Lampung Berjaya.

Ia menjelaskan bahwa dalam perspektif pembangunan nasional, ke-33 agenda kerja yang akan diwujudkan 5 tahun ke depan sepenuhnya akan mendukung dan sinergi dengan prioritas RPJMN 2020-2024.

“Tentunya dalam mewujudkan hal tersebut, diperlukan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergtias antar jenjang Pemerintahan termasuk Pemerintah Pusat,” jelas Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Mencermati dokumen rancangan RPJMN 2020-2024, Gubernur Arinal memberikan beberapa tanggapan dan usulan, di antaranya penanganan jalan nasional dan 14 exit toll di Provinsi Lampung yang terkoneksi dengan pusat-pusat perekonomian, peningkatan beberapa status jalan Provinsi menjadi Jalan Nasional, dan pembangunan jalan tol khusus Lematang-Pelabuhan Panjang.

Hal ini mengingat posisi strategis Provinsi Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera memberi konsekuensi beban transportasi tinggi.

Gubernur Arinal juga mengusulkan peningkatan konektivitas transportasi kereta api, pengembangan terminal tipe A Rajabasa dengan fasilitas standar Bandar Udara, serta pengembangan Bandara Internasional Raden Intan II.

"Peningkatan konektivitas transportasi kereta api tersebut di antaranya pembangunan kereta api Bandara Raden Intan II-Kota Bandar Lampung, pembangunan Longcut Tegineneng-Tarahan, pembangunan doubletrack ruas batas sumatera selatan-Giham dan Kotabumi-Tarahan, pembangunan jalur kereta api Tarahan-Pelabuhan Bakauhenni, serta reaktivasi jalur kereta api ke Pelabuhan Panjang guna mendukung konektivitas Pelabuhan Panjang sebagai pelabuhan internasional pada sistem angkutan kereta api,” jelasnya.

Gubernur juga mengusulkan memberikan dukungan penambahan alokasi program/kegiatan bagi daerah penyangga ketahanan pangan Nasional.

Halaman
12
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved