UIN Raden Intan Tuan Rumah Lokakarya Nasional Kampus Hijau

Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung ditunjuk sebagai tuan rumah Lokakarya Nasional UI GreenMetric World University Rankings.

UIN Raden Intan Tuan Rumah Lokakarya Nasional Kampus Hijau
Tribun Lampung/Bayu Saputra
Rektor UIN Raden Intan Lampung Moh Mukri 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung ditunjuk sebagai tuan rumah Lokakarya Nasional UI GreenMetric World University Rankings.

Lokakarya tersebut dijadwalkan mulai Rabu (14/8/2019) hingga Jumat (16/8/2019). Bertempat di Hotel Emersia, Bandar Lampung, serta kampus UIN Raden Intan.

Adalah UI GreenMetric, lembaga pemeringkat universitas dunia di bidang kampus hijau berwawasan lingkungan, yang menunjuk UIN Raden Intan sebagai tuan rumah.

Dalam lokakarya akan hadir narasumber, yakni pakar dan pimpinan UI GreenMetric. Menteri Agama serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga diagendakan hadir.

Rektor UIN Raden Intan Prof Moh Mukri menjelaskan penunjukan tersebut didasarkan pada peringkat UIN Raden Intan yang cukup baik.

Pada 2018, UIN Raden Intan berada pada peringkat 18 secara nasional. Serta peringkat pertama di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.

Mukri pun menyambut baik lokakarya nasional ini. Ia menyatakan agenda itu sejalan dengan visi kampus. Yakni, terwujudnya UIN Raden Intan sebagai rujukan internasional dalam pengembangan ilmu keislaman integratif-multidisipliner berwawasan lingkungan 2035.

“Bagi orang yang baru pertama kali berkunjung ke sebuah kampus, hal yang pertama dilihat adalah keindahan dan kebersihannya. Ini menjadi fokus kami sejak awal. Oleh karena itu, hal yang pertama kali saya lakukan saat awal menjabat rektor adalah menaikkan gaji petugas kebersihan,” jelasnya melalui rilis, Selasa (13/8/2019).

Lokakarna tersebut, menurut Mukri, akan memotivasi seluruh sivitas akademika UIN. Khususnya untuk menumbuhkan kesadaran hidup bersih dan sehat.

Mukri mengajak sivitas akademika UIN terus memupuk kesadaran hidup sehat dan peduli lingkungan, serta menjadikannya sebagai kebiasaan.

"Tujuan lokakarya ini di antaranya untuk melakukan diseminasi kepada pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam baik negeri maupun swasta. Serta pimpinan perguruan tinggi umum lainnya mengenai upaya-upaya mewujudkan kampus yang berkelanjutan," papar Mukri.

"Kemudian, bertukar pengalaman antarkampus dalam upaya mewujudkan kampus hijau standar nasional dan internasional. Kegiatan ini juga sebagai promosi secara nasional tentang posisi terkini UIN Raden Intan dalam mewujudkan kampus berkelanjutan dan target-target ke depan," sambungnya.

Sementara Ketua Tim Pengembangan Kampus Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan (TPKBBL) UIN Raden Intan Dr Eko Kuswanto berterima kasih kepada jajaran pimpinan kampus yang mendukung lokakarya ini. Kegiatan tersebut, jelas dia, menjadi momentum untuk mencapai target UIN Raden Intan masuk 10 besar pada penilaian UI GreenMetric 2019.

“Kampus terus berbenah untuk menyambut tamu se-Indonesia. Seperti pembuatan taman dan lain-lain. Selain rektor dan ketua PTKIN, sampai sekarang sudah hampir 205 peserta yang mendaftar untuk mengikuti lokakarya,” terang Eko yang juga ketua Program Studi Pendidikan Biologi. 

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved