Tribun Bandar Lampung

Sebanyak 910 Ekor Burung Kicau Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Sebanyak 910 ekor burung kicau berbagai jenis disita oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung, Kamis 15 Agustus 2019.

Sebanyak 910 Ekor Burung Kicau Gagal Diselundupkan ke Jakarta
TribunLampung/Hanif Mustafa
Sebanyak 910 ekor burung kicau berbagai jenis disita oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung, Kamis 15 Agustus 2019. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 910 ekor burung kicau berbagai jenis disita oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung, Kamis 15 Agustus 2019.

910 ekor burung kicau ini disita setelah gagal diselundupkan ke Jakarta oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung bersama FLIGHT Protecting Indonesia Birds dan KSKP Pelabuhan Bakauheni.

Penggagalan penyelundupan burung tanpa izin dengan nilai total Rp 45,5 juta ini dilakukan di Pelabuhan Bakauheni, Rabu malam 14 Agustus 2019, sekitar pukul 23.00 wib.

910 ekor burung liar ini diantaranya 68 ekor burung cicak ranting, 180 ekor pleci kacamata, dua ekor kapas tembak, 270 ekor burung gelatik, 175 ekor burung perenjak, 30 ekor burung poksai, 150 ekor burung jalak kerbau, 15 ekor burung pentet, 15 ekor burung pancawarna, dan 5 ekor burung perkutut.

Kepala Balai Karantina Pertanian Lampung, Muh Jumadh mengatakan, pihaknya melakukan penyitaan setelah bersama FLIGHT Protecting Indonesia Birds dan KSKP Pelabuhan Bakauheni melakukan upaya penegakan penyelundupan satwa liar.

"Jadi burung-burung ini hendak diseberangkan ke Jakarta melalui Pelabuhan Bakahueni," bebernya.

Jumadh mengatakan bahwa satwa liar ini berasal dari perbatasan Lampung Utara dan dibawa menggunakan kendaraan pribadi ke Bakauheni.

"Dan dipindahkan ke kendaraan bus umum semalam pukul 23.00 wib sekitar Bakauheni, lalu kami lakukan pemeriksaan ternyata tidak dilengkapi dokumen yang disyaratkan dan tidak dilaporkan petugas karantina maka kami lakukan penahanan serta pemeriksaan," terangnya.

VIDEO Disimpan di Bawah Jok Bus, 2.721 Burung Batal Terbang dari Jambi ke Jakarta

Lanjutnya, pihaknya melakukan pengujian laboratorium untuk mengecek apakah dimungkinan burung-burung ini terpapar penyakit hewan karantina.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved