23 Pelajar SMA Asal Maluku Utara Gali Wawasan di Lampung

Sebanyak 23 pelajar SMA kelas XI asal Provinsi Maluku Utara menyambangi Lampung sebagai peserta program BUMN Hadir untuk Negeri.

23 Pelajar SMA Asal Maluku Utara Gali Wawasan di Lampung
Istimewa
BUMN HADIR UNTUK NEGERI - Siswa-siswi SMA asal Maluku Utara peserta program BUMN Hadir untuk Negeri berfoto bareng narasumber seusai Bedah Buku Diary Siswa Mengenal Nusantara di Perpustakaan Daerah Lampung, Kamis (15/8/2019) petang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 23 pelajar SMA kelas XI asal Provinsi Maluku Utara menyambangi Lampung. Mereka datang sebagai peserta program BUMN Hadir untuk Negeri bertajuk Siswa Mengenal Nusantara (SMN).

Tiba pada Selasa (13/8/2019), 23 pelajar asal Maluku Utara ini akan berada di Lampung selama 10 hari.

Pada Rabu (14/8/2019) hingga Kamis (15/8/2019), mereka mengikuti program wawasan kebangsaan. Mereka mendapat materi Bela Negara di Batalyon Komando Resor Militer (Korem) 043 Garuda Hitam Lampung.

Berlanjut pada Kamis sore, 23 siswa-siswi tersebut mengikuti acara Bedah Buku Diary SMN di Perpustakaan Daerah Lampung, Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung.

Dalam acara tersebut, mereka antusias menyimak materi dan berdiskusi dengan tiga narasumber. Pertama, Dosen Bimbingan Konseling Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung Ratna Widiastuti. Kedua, Redaktur Tribun Lampung Yoso Muliawan. Ketiga, Hendri Mulyono, perwakilan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bukit Asam Unit Tarahan, Lampung Selatan.

General Manager PT Bukit Asam Unit Tarahan Hadis Surya Palapa menjelaskan SMN merupakan rangkaian kegiatan Kementerian BUMN. Program utamanya adalah BUMN Hadir untuk Negeri. PT BA mengoordinir program ini bersama PT Brantas Abipraya dan PT Kawasan Berikat Nusantara.

"Tahun ini, ada 23 pelajar SMA/SMK dan SLB (Sekolah Luar Biasa) di Lampung yang ikut serta. Mereka berangkat ke Provinsi Maluku Utara. Sementara Lampung menerima kedatangan 23 pelajar dari Maluku Utara yang akan mempelajari dan mengenal kebudayaan Lampung," jelasnya saat malam puncak penyambutan dan pelepasan peserta SMN di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa malam.

Pihaknya berharap program SMN menjadi langkah awal BUMN memajukan sumber daya manusia. Baik dari aspek profesionalitas, kebisnisan, maupun budaya.

"Kami mendorong siswa-siswi peserta SMN terus belajar dan tidak cepat berpuas diri," kata Hadis.

Para peserta yang terpilih baik dari Lampung maupun Maluku Utara, jelas Hadis, berkesempatan menambah wawasan dan mendalami budaya Indonesia.

"Mereka terpilih secara profesional. Mereka patut berbangga, tapi jangan cepat puas. Sepuluh hari bukanlah apa-apa. Mereka pasti punya kesempatan mendapatkan kesempatan serupa, tapi dalam koridor yang lebih besar. Bisa jadi di luar negeri," ujar Hadis. 

(Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: yoso
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved