OTT Kejati Lampung

Ini Sanksi yang Menanti Oknum Pejabat Bakesbangpol Terjaring OTT

Kepala Inspektorat Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis mengatakan, jika benar JA terbukti melakukan pungli, sanksi berat sudah menanti.

Ini Sanksi yang Menanti Oknum Pejabat Bakesbangpol Terjaring OTT
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Kepala Inspektorat Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis mengomentari oknum pejabat Bakesbangpol yang terjaring OTT Kejati Lampung. 

Ini Sanksi yang Menanti Oknum Pejabat Bakesbangpol Terjaring OTT

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - JA, oknum pejabat Bakesbangpol Lampung yang diduga melakukan pungli, terancam sanksi.

Kepala Inspektorat Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis mengatakan, jika benar JA terbukti melakukan pungli, sanksi berat sudah menanti.

Menurut Hamartoni, pungli adalah salah satu bentuk penyalahgunaan wewenang.

"Apratur sipil negara seharusnya melayani masyarakat secara maksimal. Manakala ASN melakukan pelanggaran, maka dilakukan proses seperti dalam PP 53 tentang Disiplin ASN, diberhentikan sementara dari jabatannya," kata Hamartoni seusai menghadiri upacara Hut Ke-74 Kemerdekaan RI di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (17/8/2019).

Menurut dia, langkah pemberhentian sementara diambil jika JA masih menjalani proses penyelidikan.

"Karena ini kan OTT ya. Menunggu hasil dari aparatur penyidik yang sedang melakukan pemeriksaan," ucapnya.

Untuk sanksi disiplin, ia mengatakan, ada jenjangnya, mulai dari ringan, sedang, hingga berat.

Fakta-fakta Menarik OTT di Bakesbangpol Lampung, Pungli WNA Hingga Mahasiswa

Soal OTT di Bakesbangpol Lampung, Gubernur Arinal: Silakan Tanya Kejati

"Apabila pelanggarannya berat, maka diberhentikan tidak hormat. Nanti kita lihat dalam keputusannya. Ini kan OTT, masuk pelanggaran pidana. Kalau terbukti sudah ada putusan inkrah (tetap), maka bisa diberhentikan secara tidak hormat," pungkasnya.

Kejaksaan Tinggi Lampung melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Bakesbangpol Lampung, Jumat (16/8/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam OTT tersebut, Kejati Lampung mengamankan seorang pejabat Bakesbangpol berinisial JA.

Selain JA, Kejati Lampung juga memeriksa empat orang selaku pelapor dan saksi.

OTT dilakukan berdasarkan beberapa laporan terkait dugaan pemerasan oleh oknum pejabat Bakesbangpol Lampung. (Tribunlampung.co.id/Beni Yulianto)

Penulis: Beni Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved