Gagalkan Lagi Pengiriman Burung Tanpa Izin, Tim Lepas Liarkan 1.065 Ekor Burung Kicau

Lagi-lagi tim gabungan berhasil menggagalkan pengiriman burung kicau tanpa dokumen resmi.

Gagalkan Lagi Pengiriman Burung Tanpa Izin, Tim Lepas Liarkan 1.065 Ekor Burung Kicau
Istimewa
GAGALKAN PENYELUNDUPAN BURUNG - Tim gabungan menggagalkan pengiriman burung kicau tanpa izin sebanyak 1.065 ekor di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (16/8/2019). 

"Penyitaan burung-burung kicau ini merupakan komitmen kami dalam upaya perlindungan dan penyelamatan keanekaragaman hayati kita," ujarnya.

Selanjutnya, tim menyerahkan burung-burung kicau tersebut ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Setelah serah terima, BKSDA kemudian melakukan pelepasliaran.

Petugas BKSDA melepasliarkan 1.065 ekor burung kicau itu di Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdurrahman, Pesawaran.

Sementara Communication Director Flight Protecting Indonesia Birds, Namira Annisa, menjelaskan Pelabuhan Bakauheni telah menjadi jalur utama penyelundupan burung dari Sumatera ke Jawa.

"Jawa adalah pasar yang sangat besar bagi perdagangan burung. Dari sana terus meminta pasokan burung liar dari daerah lain, terutama Sumatera," katanya.

Berdasarkan data Flight Protecting Indonesia Birds, papar Namira, penyelundupan burung dari Sumatera ke Jawa mencapai lebih dari 10 ribu ekor setiap pekan.

"Massifnya upaya penyelundupan burung ini menunjukkan bahwa burung liar asal Sumatera mendapat tekanan hebat untuk menjadi pasokan pasar-pasar burung di Jawa," jelas Namira.

(Tribunlampung.co.id/Hanif Risa Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved