Tribun Tulangbawang

Buang Bungkusan Plastik Saat Didekati Petugas, Warga Penumangan Baru Dibekuk di Jalan Raya

Buang Bungkusan Plastik Saat Didekati Petugas, Warga Penumangan Baru Dibekuk di Jalan Raya

Buang Bungkusan Plastik Saat Didekati Petugas, Warga Penumangan Baru Dibekuk di Jalan Raya
Tribunlampung.co.id/Endra
BZ (25), warga Tiyuh Penumangan Baru 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Membawa Sabu, BZ (25), warga Tiyuh Penumangan Baru, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat diamankan petugas Polsek Menggala.

BZ ditangkap di jalan raya aspol Samping Kuburan, Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang, Minggu (18/08) sekitar pukul 02.00 wib.

“Saat itu petugas kami sedang melakukan patroli hunting pencegahan C3 (curas, curat dan curanmor), lalu melihat seseorang berjalan kaki tengah malam dengan gerak gerik yang mencurigakan. Kemudian dihampiri oleh petugas dan pelaku langsung membuang sebuah bungkusan plastik,” terang Kapolsek Menggala Iptu Zulkifli mewakili PLH Kapolres Tulangbawang AKBP Ronalzie Agus, Selasa (20/08).

Melihat kejadian tersebut, petugas lalu mencari bungkusan plastik dan setelah ditemukan ternyata di dalam bungkusan terdapat plastik klip kecil yang berisi sabu.

Dari hasil interogasi petugas kepada pelaku, dirinya mengaku baru saja selesai bertransaksi sabu.

Dan untuk sampai ke Menggala dari Tiyuh Penumangan Baru, pelaku menggunakan sepeda motor.

"Sepeda motor tersebut sengaja pelaku titipkan di rumah temannya untuk mengelabuhi petugas," papar Zulkifli.

Jabat Dirlantas Polda Lampung yang Baru, Kombes Pol Chiko Akan Fokus Jalur Rawan Laka

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa plastik klip kecil berisi sabu, handphone merk Nokia warna biru dan dompet warna coklat.

Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Menggala dan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kepala Kesbangpol Lampung Marah Disinggung Soal OTT: Ini Bukan Korupsi Besar, Jangan di Blow Up

Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Miliar dan paling banyak Rp. 10 Miliar.

(Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved