Disebut Kembali Jadi Menteri Jokowi Jilid II, Menteri Kelahiran Lampung Ini Malah Ditolak Elite PDIP

Nama-nama menteri cabinet Jokowi jilid II hingga kini masih amai diperbincangkan. Banyak nama calon menteri yang beredar melalui media mainstre

Disebut Kembali Jadi Menteri Jokowi Jilid II, Menteri Kelahiran Lampung Ini Malah Ditolak Elite PDIP
tribuntimur
Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Jokowi dan Maruf Amin soal pengisian jabatan menteri. 

Effendi menilai wacana mempertahankan Sri Mulyani sangat tidak tepat dan sangat memprihatinkan.

Selain Sri Mulyani, Effendi juga mengkritik pedas Menteri BUMN, Rini Soemarno.

"Tim ekonomi masih mau dipertahankan. Waduuh… Ini kepentingan yang punya uang saja diperhatikan, Eropa, Amerika, dan Singapura sana. Mempertahankan Sri Mulyani sama saja kita mempertahankan kita di bawah belenggunya rentenir itu. Itu harus di bongkar. Kita bongkar dia kok di zaman SBY," katanya menegaskan.

Kelahiran Lampung

Sri Mulyani merupakan wanita asal lampung kelahiran Tanjung Karang pada 26 Agustus 1962. Dia adalah anak ketujuh dari seorang dosen universitas, Prof. Satmoko dan Retno Sriningsih.

Namanya bercorak bahasa Jawa dan berhuruf Sansekerta. Sri berarti sinar atau cahaya yang bersinar, yang merupakan nama yang umum bagi perempuan Jawa. Mulyani berasal dari kata mulya, juga berarti berharga. Indrawati berasal dari kata Indra and akhiran feminin -wati.

Ia menikah dengan Tony Sumartono yang juga seorang ekonom dan kemudian mempunyai tiga anak. Ia tidak pernah mempunyai hubungan dengan partai politik manapun.

Sri Mulyani Indrawati, pernah dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 di sela Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura. Ia juga pernah terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008.

Diterima Netizen

Sri Mulyani
Sri Mulyani 

Meski ditolak sejumlah Elite PDIP, Sri diterima netizen, Sri Mulyani dianggap menteri berprestasi.

Halaman
1234
Penulis: Romi Rinando
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved