Disebut Kembali Jadi Menteri Jokowi Jilid II, Menteri Kelahiran Lampung Ini Malah Ditolak Elite PDIP

Nama-nama menteri cabinet Jokowi jilid II hingga kini masih amai diperbincangkan. Banyak nama calon menteri yang beredar melalui media mainstre

Disebut Kembali Jadi Menteri Jokowi Jilid II, Menteri Kelahiran Lampung Ini Malah Ditolak Elite PDIP
tribuntimur
Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Jokowi dan Maruf Amin soal pengisian jabatan menteri. 

Keberhasilan pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) di Bali, dan prestasinya sebagai Finance Minister of the Year 2019 Global and the Asia Pacific.

Sementara sentimen negatif muncul antara lain dari melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, bertambahnya utang negara, dan defisit keuangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Dipuji Menteri Arab

Belum lama ini, Sri Mulyani bersama Menteri Luar Negeri Retno LP Marshudi dipuji kinerjanya ole menteri Arab Saudi saat menghadiri KTT G 20 di Jepang.

Pujian pejabat tinggi Arab itu disampaikan langsung ke Jokowi yang hadir dalam kesempatan itu.

Sebelum acara pembukaan dimulai, Presiden Jokowi dan Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Ibrahim Abdulaziz Al-Assaf, terlibat diskusi santai.

Salah seorang menteri Saudi kemudian berujar kepada Presiden Jokowi bahwa pemerintah Indonesia sangat beruntung memiliki dua orang menteri perempuan terbaik di dunia.

"Anda memiliki dua menteri perempuan terbaik di dunia. Mereka sangat bersemangat," ujar dia.

Sosok Sri Mulyani

Sri Mulyani, sosok Menteri Keuangan yang dipercaya oleh Presiden Joko Widodo mengelola keuangan negara ini.

Sri Mulyani juga pernah menduduki jabatan sebagai Menkeu di zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Jabatan mentereng sebagai Direktur Pelaksana World Bank juga pernah diduduki oleh Sri Mulyani.

Tak lama menduduki jabatan tersebut Sri Mulyani memilih kembali pulang ke Indonesia kembali sebagai Menteri Keuangan.

DIkutip dari Wikipedia, Sri Mulyani lahir di Tanjung Karang (sekarang Bandar Lampung), Provinsi Lampung, tanggal 26 Agustus 1962.

Dia adalah anak ketujuh dari seorang dosen universitas, Prof Satmoko dan Retno Sriningsih.

Namanya bercorak bahasa Jawa dan berhuruf Sansekerta.

Sri berarti sinar atau cahaya yang bersinar yang merupakan nama yang umum bagi perempuan Jawa.

Mulyani berasal dari kata mulya, juga berarti berharga.

Indrawati berasal dari kata Indra and akhiran feminin -wati.

Sri Mulyani mendapatkan gelar dari Universitas Indonesia pada 1986.

Ia kemudian memperoleh gelar Master dan Doctor di bidang ekonomi dari University Illinois at Urbana-Champaign pada 1992.

Tahun 2001, ia pergi ke Atlanta, Georgia, untuk bekerja sebagai konsultan untuk USAID (US Agency for International Development) demi tugas untuk memperkuat otonomi di Indonesia.

Ia juga mengajar dalam ekonomi Indonesia sebagai professor di Andrew Young School of Policy Studies di Georgia State University.

Dari tahun 2002 sampai 2004 ia menjabat sebagai direktur eksekutif IMF mewakili 12 negara Asia Tenggara.

Ia menikah dengan Tony Sumartono yang juga seorang ekonom dan kemudian mempunyai tiga anak.

Ia tidak pernah mempunyai hubungan dengan partai politik manapun.

Ia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 di sela Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura.

Ia juga terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008 dan wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007. (sumber tribuntimur)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Kabar Buruk untuk Jokowi, Menteri Dianggap Berprestasi Malah Ditolak Elite PDIP, Siapa Dia?

 

Penulis: Romi Rinando
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved