Kementerian Agama 5 Tahun Lakukan Penelitian Terhadap Terjemahan Alquran, Ini Hasilnya

Minat masyarakat memahami Al-Qur’an dan terjemahnya semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Kementerian Agama 5 Tahun Lakukan Penelitian Terhadap Terjemahan Alquran, Ini Hasilnya
wartakota
Alquran raksasa di Masjid Raya Al Azhom, Kota Tangerang, Rabu (12/9/2018). (Foto arsip) 

Revisi terjemahan Alquran oleh Kementerian Agama tidak banyak diketahui umat muslim, hanya sebagian kalangan saja yang memahaminya.

Keberadaan terjemahan Alquran juga dianggap sangat penting bagi umat Islam dalam rangka mempelajari ajaran Islam. 

Dari hasil penelitian ini juga merumuskan bahwa masyarakat secara umum bisa 'memahami' makna dan isi terjemahan Alquran.

Masyarakat bawah dan berpendidikan menengah ke bawah tidak terlalu banyak yang mengkritisi isi terjemahan versi Kementerian Agama.

s

MENULIS ALQURAN- Para santri tampak khidmat dan serius menuliskan mushaf Alquran di lapangan Madrasah Qudsiyah, Kudus, Selasa (2/8) dalam rangka peringatan Satu Abad Qudsiyah 

Tapi bagi sebagian lain, khususnya para tokoh agama dan kalangan terpelajar, masih ada yang mempertanyakan kebenaran makna dan isi terjemahan.

Keberadaan catatan kaki, daftar pustaka, penjelas surat, dan suplemen kelengkapan isi terjemahan seperti ulumul Quran, sejarah Alquran, arti surah, transliterasi, sub judul, tema dan kelompok ayat dianggap sangat penting dan membantu masyarakat dalam memahami Alquran, sehingga dirasa perlu tetap dipertahankan.

Di samping itu, secara umum, masyarakat terpelajar bisa membedakan bahwa terjemahan Alquran bukan Alquran itu sendiri.

Sementara masyarakat biasa masih belum bisa membedakan antara terjemahan Alquran dan Alquran itu sendiri.

Beberapa ayat yang dianggap kontroversial, seperti persoalan kepemimpinan non-muslim, relasi umat Islam dengan non-Islam, persoalan gender, masyarakat di tingkat bawah sangat meyakini kebenaran terjemahan Alquran versi Kementerian Agama.

Halaman
1234
Penulis: Romi Rinando
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved