Puskesmas Beri Ibu Hamil Obat Kedaluwarsa, Bagaimana Batas Aman Konsumsi Obat Kedaluwarsa?

Setelah diperiksa, masalah tersebut diduga karena ia mengkonsumsi vitamin B6 yang sudah kedaluwarsa yang diberikan pihak Puskesmas Kamal Muara.

Puskesmas Beri Ibu Hamil Obat Kedaluwarsa, Bagaimana Batas Aman Konsumsi Obat Kedaluwarsa?
intisari online
Ilustrasi - Kasus wanita yang diberi obat kedaluwarsa oleh Puskesmas. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bayu Randi Dwitara (19) izin dari kantor karena harus mengurus kesehatan istrinya, Novi Sri Wahyuni, yang sedang hamil.

Namun bukannya mendapat perawatan yang baik, Novi yang tengah hamil 15 minggu mengalami pusing, mual, perut melilit, hingga muntah-muntah.

Setelah diperiksa, masalah tersebut diduga karena ia mengonsumsi vitamin B6 yang sudah kedaluwarsa yang diberikan pihak Puskesmas Kamal Muara.

Melihat kondisi istrinya yang semakin buruk, Bayu yang belum lama bekerja sebagai operator di sebuah pabrik plastik di Kamal Muara, harus berulang kali meninggalkan pekerjaannya saat sang istri mengeluh kesakitan.

Terus bekerja tidak optimal, Bayu dipecat kantornya karena dianggap bisa merugikan perusahaan. Bayu pun mencoba memahami hal tersebut.

"Ya karena ngurusin ini saya dipecat. Jadi sudah enggak kerja lagi. Di rumah saja ngurusin istri," ujar Bayu, Senin (19/8/2019).

Setelah dipecat, ia mengaku sama sekali tidak memiliki penghasilan.

Ia hanya bisa mengandalkan pendapatan dari mertuanya yang bekerja sebagai tukang urut untuk kehidupan sehari-hari.

Keduanya juga telah melaporkan Puskesmas Kamal Muara karena diberi obat kedaluwarsa.

Adapun, pihak puskesmas berjanji akan membiayai kontrol hingga persalinan Novi.

Halaman
1234
Penulis: Beni Yulianto
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved