Tribun Pringsewu

Warga Pringsewu Ingin Tiap Kecamatan Tersedia Armada Damkar

Warga Kabupaten Pringsewu mengharapkan ada pos pemadam kebakaran (damkar) di setiap kecamatan.

Warga Pringsewu Ingin Tiap Kecamatan Tersedia Armada Damkar
ilustrasi kebakaran 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan Cahyono

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Warga Kabupaten Pringsewu mengharapkan ada pos pemadam kebakaran (damkar) di setiap kecamatan.

Alasannya, pos damkar terpusat di ibu kota rentang jarak cukup jauh menuju lokasi kebakaran terjadi di kecamatan.

Jono Wiyanto (39) warga Waringinsari, Kecamatan Sukoharjo mengatakan, ia satu korban kebakaran gudang bengkel Sabtu pekan lalu.

Dari lokasi kediamannya dengan ibu kota atau Pemkab Pringsewu cukup jauh sekitar 20 kilometer (km).

“Kalau tidak ada masyarakat yang membantu kemungkinan api melalap rumah permanen milik saya".

"Sebelumnya terdapat damkar di tetangga desa tepatnya Pekon Keputran, Sukoharjo, tapi damkar yang datang saat kejadian dari ibu kota,” bebernya, Selasa (20/8/2019).

Dilaporkan Tuduhan Cabul, Anggota DPRD Pringsewu Pilih Serahkan ke Kuasa Hukum

Terkait hal itu ditanggapi Kepala BPBD Pringsewu M Kotim. Ia menyatakan, di Kecamatan Sukoharjo sudah ada Pos Damkar.

Saat kejadian kebakaran di gudang bengkel Jono, bertepatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Pihaknya saat itu bertugas menyemprot debu lapangan di kecamatan.

Kotim tak menampik, idealnya per kecamatan memiliki satu mobil damkar. Opsi lain menurutnya, damkar terbagi dalam empat wilayah.

Halaman
12
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved