Penuturan Mahasiswa Unila asal Papua, Enos Alwolmabin: Kita Satu Tanah Air

Serangkaian peristiwa terkait Papua menghiasi media massa beberapa hari terakhir. Solidaritas pun mengalir dari berbagai pihak.

Penuturan Mahasiswa Unila asal Papua, Enos Alwolmabin: Kita Satu Tanah Air
Tribun Lampung/Bayu Saputra
Enos Alwolmabin, mahasiswa Unila asal Papua. 

Penuturan Mahasiswa Unila asal Papua, Enos Alwolmabin: Kita Satu Tanah Air

SERANGKAIAN peristiwa terkait Papua menghiasi media massa beberapa hari terakhir. Solidaritas pun mengalir dari berbagai pihak. Perdamaian dan suasana kondusif di Tanah Papua tentu menjadi harapan segenap elemen bangsa.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Harapan serupa terlontar dari mahasiswa asal Papua yang berkuliah di Lampung. Rabu (21/8/2019) sore, wartawan Tribun Lampung Lampung mewawancarai Enos Alwolmabin, mahasiswa asal Papua yang kuliah di Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Unila.

Seperti apa suara Enos Alwolmabin untuk kampung halamannya, berikut petikan wawancaranya.

Tribun Lampung: Bagaimana bisa kuliah di Unila? Lewat program apa dan berapa jumlah mahasiswa asal Papua di Unila?

Enos: Saya kuliah di Unila melalui program Afirmasi (Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi/ADik: penjaringan mahasiswa dari Papua, Papua Barat, serta daerah terluar dan tertinggal oleh pemerintah). Setiap tahunnya ada sekitar 14 orang. Kami (mahasiswa asal Papua) yang kuliah di Unila memang kebanyakan dari program Afirmasi.

Tribun Lampung: Bagaimana interaksi Anda dengan mahasiswa lain, terutama dengan mahasiswa selain asal Papua, dalam keseharian?

Enos: Tidak ada perbedaan di antara kami (antara mahasiswa asal Papua dengan mahasiswa lainnya). Saya mengikuti kegiatan kemahasiswaan seperti yang lainnya. Selepas kuliah, kami selalu menyempatkan untuk berinteraksi dengan mahasiswa lainnya.

Jokowi Sampaikan Imbauan Terkait Kerusuhan di Papua

Kejar Ketertinggalan, Jokowi Prioritaskan Papua-Papua Barat

Tribun Lampung: Terkait beberapa peristiwa di Pulau Jawa dan Papua belakangan ini, bagaimana respons dan kondisi Anda dan rekan-rekan mahasiswa asal Papua?

Enos: Kami selalu berharap kejadian tersebut bisa disudahi. Kondisi kami di Lampung aman-aman saja.

Halaman
12
Penulis: Bayu Saputra
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved