Tribun Lampung Selatan

1.262 Hektare Sawah di Tiga Kecamatan Lampung Selatan Terancam Puso

Wilayah terdampak terbesar kekeringan lahan padi di Kecamatan Natar. Luas lahan tanam padi terancam kekeringan akibat kemarau mencapai 398 hektare.

1.262 Hektare Sawah di Tiga Kecamatan Lampung Selatan Terancam Puso
Tribunlampung.co.id/Dedi
Sawah di Ketapang Terancam Puso 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Lampung Selatan mencatat,1.262 hektare lahan padi di wilayah setempat terancam kekeringan.

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Lampung Selatan, Noviar Akmal menjelaskan, wilayah terdampak terbesar kekeringan lahan padi di Kecamatan Natar.

Luas lahan tanam padi terancam kekeringan akibat kemarau mencapai 398 hektare.

Kecamatan lainnya Merbau Mataram seluas 202 hektare; Tanjung Sari 201 hektare. Sisanya di Ketapang, Sidomulyo, Kalianda dan Tanjung Bintang.

“Sejauh ini kondisinya terancam. Tetapi sampai dengan bulan September mendatang tidak juga ada hujan, bisa saja yang terancam ini puso (gagal panen),” terang Noviar.

Ratusan Hektare Sawah di Ketapang Terancam Puso

Ia menjelaskan, dibandingkan dengan luas tanam pada musim gadu (kemarau) tahun ini yang mencapai hampir 35 ribu hektare, luas tanaman padi yang terancam kekeringan ini hanya sekitar 3 persen.

Noviar menambahkan, saat ini ada beberapa daerah justru mulai masuk panen karena melakukan masa tanam lebih dahulu. Seperti di Kecamatan Way Panji.

Sedangkan Kecamatan Candipuro, Sragi dan Palas masih relatif aman. Petani yang tanam masih bisa memanfaatkan sumber air dari sumur bor dan juga way Sekampung. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved