Babak Baru Pengeroyokan Siswi SMK di Bekasi Kasus Rusak Rumah Tangga, Para Pelaku Ditahan

Babak Baru Pengeroyokan Siswi SMK di Bekasi Kasus Rusak Rumah Tangga, Para Pelaku Ditahan

Babak Baru Pengeroyokan Siswi SMK di Bekasi Kasus Rusak Rumah Tangga, Para Pelaku Ditahan
(KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN)
Wakapolres Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana saat memberikan keterangan mengenai insiden pengeroyokan siswi SMK di Bekasi, Kamis (22/8/2019). 

Babak Baru Pengeroyokan Siswi SMK di Bekasi Kasus Rusak Rumah Tangga, Para Pelaku Ditahan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tiga orang pelaku pengeroyokan terhadap GL (15), seorang siswi baru sebuah SMK di Bekasi Timur, ditangkap polisi.

Ironisnya, tiga pelaku yang diketahui berinisial D (17), A (15), dan P (17) masih di bawah umur. Ketiganya diketahui sebagai senior korban.

D, alumnus SMK Teknologi Nasional; A, kakak kelas GL; dan P, kawan D yang tidak satu almamater, kompak menjambak, mencekik, dan melucuti kerudung GL pada insiden pengeroyokan di sebuah taman di luar kompleks sekolah.

GL kemudian ditendang, dipukul, dan ditampar menggunakan sandal berulang kali.

"Untuk proses hukum saat ini tiga orang sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka kemudian penyidikan lanjut," ujar AKBP Eka Mulyana, Wakapolres Metro Bekasi Kota dalam konferensi pers, Kamis (22/8/2019) petang.

Siswi SMK Digebuki karena Dituduh Rusak Rumah Tangga, Kini Kerap Mengigau Minta Ampun

Tak Terima Pujaan Hati Akan Dilamar Pria Lain, Pemuda Gerayangi Bidan yang Disukainya saat Tidur

Cinta Terpendam pada Wanita Cantik Tetangganya, Pemuda Ini Nekat Congkel Jendela Kamarnya

Eka mengatakan, tiga orang pelaku yang masih di bawah umur itu disangkakan tindak pidana kekerasan terhadap anak pada Pasal 80 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Ancaman hukumannya (maksimal) lima tahun penjara," sebut Eka.

Eka menyebut, pihaknya bakal tetap memproses pidana tiga orang pelaku di bawah umur itu.

Namun, pihaknya juga membuka upaya diversi atau pengalihan penyelesaian perkara anak di luar proses pidana, salah satunya apabila korban dan pelaku beserta keluarga mencapai mufakat.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved