Deretan Tempat di Dunia yang Tak Ada Ular, Satpam di Tangerang Tewas Digigit Ular Kecil

Namun di bumi, ternyata ada daerah yang tak ada ular. Irlandia bukanlah satu-satunya tempat di dunia tanpa ular.

IG @net2netcomm
Seorang satpam tewas setelah terkena gigitan ular Weling Bite (Bungarus Candidus). Deretan Tempat di Dunia yang Tak Ada Ular, Satpam di Tangerang Tewas Digigit Ular Kecil. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kasus satpam digigit ular viral pada Jumat (23/8/2019).

Namun di bumi, ternyata ada daerah yang tak ada ular.

Dilansir dari Irish Central, salah satu tempat yang terkenal tak ada ular adalah Irlandia.

Sebuah legenda menyebutkan, St Patrick, seorang legenda dan orang suci dari Irlandia telah mengusir semua ular di negara tersebut.

Namun, sebuah penelitian yang dirangkum National Geographic menyebutkan sebuah fakta ilmiah.

Menurut sebuah penelitian, ular memang tidak pernah ada dan tinggal di Irlandia,

Hal itu terungkap dari tidak pernah ditemukannya fosil atau rekaman lain yang menyebutkan ular pernah mendiami tempat tersebut.

Selama zaman es, Irlandia dan Inggris terlalu dingin untuk menjadi habitat yang cocok bagi reptil berdarah dingin seperti ular.

Kronologi Satpam Digigit Ular Welang hingga Meninggal Dunia

Tetapi kemudian, 10 ribu tahun yang lalu, ketika gletser bergeser dan tanah muncul menghubungkan Eropa, Inggris dan Irlandia, memungkinkan migrasi beberapa makhluk hidup. 

Hewan yang berhasil sampai ke Irlandia selama periode tersebut termasuk beruang cokelat, lynx, dan babi hutan.

Satu-satunya reptil yang berhasil sampai dan memenuhi Irlandia adalah kadal biasa. 

Irlandia bukanlah satu-satunya tempat di dunia tanpa ular.

Di beberapa tempat lain, kondisi serupa Irlandia terjadi.

Di mana, lokasi-lokasi tersebut menjadi tempat di dunia tanpa ular.

Lokasi tersebut, antara lain Islandia, Greenland, Hawaii, Selandia Baru, sebagian Kanada, Rusia utara, dan Antartika.

Kronologis Satpam Tewas DIgigit Ular

Seorang satpam bernama Iskandar meninggal dunia seusai digigit ular di kompleks rumah Gading Serpong Cluster Michelia, Tangerang, Selasa 20 Agustus 2019 setelah waktu Magrib.

Cerita awalnya, satpam berusaha mengusir ular tersebut yang telah mendatangi salah satu rumah warga.

Namun tiba-tiba, ular tersebut mematok tangan Iskandar.

Akhirnya karena dianggap berbahaya ular tersebut dibunuh.

Beberapa warga telah menawarkan satpam tersebut untuk diperiksa.

Namun ternyata, satpam tersebut menolak.

Karena, dia hanya merasakan sedikit gatal-gatal.

Malah setelah membunuh ular, korban tampak masih bisa bercanda dengan seorang rekan yang kemudian merekam video.

Tepat setelah rekam video selesai (16 detik), satpam tersebut pingsan.

Ia tidak sadarkan diri.

Hingga akhirnya, ia dinyatakan meninggal dunia oleh dokter setempat.

Belakangan diketahui, ular tersebut berbisa jenis welang atau Banded Krait.

Dalam keterangan unggahan, mulanya korban menemukan ular dan menangkapnya.

Pada video yang diunggah, ular yang memiliki corak belang hitam dan putih ini tampak dipegang korban.

Korban yang mengenakan baju satpam pada umumnya, tampak mencengkram mulut ular sambil duduk di kursi kayu.

Ia memperlihatkan kepada perekam.

Seorang satpam  tewas setelah terkena gigitan ular Weling Bite (Bungarus Candidus).
Seorang satpam tewas setelah terkena gigitan ular Weling Bite (Bungarus Candidus). (IG @net2netcomm)

Sedangkan, ada suara si perekam mengatakan bahwa korban sempat digigit ular tersebut.

Korban juga sempat bercanda dengan mengagetkan ke arah perekam.

Sementara itu, foto korban juga diunggah dalam video singkat tersebut.

Korban tengah tergeletak di sebuah rumah sakit dengan selang di badannya.

Korban kemudian disebutkan telah meninggal dunia.

"HATI-HATI! SEORANG SATPAM SEBUAH PERUMAHAN DI WILAYAH TANGGERANG , TEWAS DI GIGIT ULAR BERBISA."

"Nama ular nyaWeling (Bungarus Candidus) high venom. tipe bisa Neurotoxin. kena gigit ini bisa mati tanpa kesakitan,"

"tolong posting kang.. agar jadi perhatian untuk semua, khusus nya pencinta reptil jenis ular , juga untuk pedagang2 yg biasa nya menjual jenis reptil mematikan ini". Ujar Dendy , seorang pencinta reptil ,yg kini sudah menghentikan hobby nyentrik nya ini ,sejak berkeluarga .

Harap hati2 thd ular weling., bunyi pesan whatsapp yg di terima @net2netcomm , setelah di konfirmasi , TKP di sebuah perumahan yg enggan di sebutkan namanya

Terlepas berbisa atau tidak , mimin berpesan , agar tak bermain dengan ular jenis apapun..." tulis @net2netcomm.

Akun itu pun meminta agar semua pihak berhati-hati kepada ular yang ditemukan.

Satpam bernama Iskandar digigit atau dipatok ular, di perumahan elit di daerah Serpong, Tangerang.
Satpam bernama Iskandar digigit atau dipatok ular, di perumahan elit di daerah Serpong, Tangerang. (IG @net2netcomm)

Sedangkan pencinta reptil yang berlalu lalang di dunia televisi, Panji Petualang juga mengunggah kabar tersebut melalui akun Instagramnya, @panjipetualang_real, Kamis (22/8/2019).

Ia meminta agar selalu hati-hati saat berhadapan dengan ular apapun.

Panji juga menuliskan, sebaiknya dihindari jika menemukan ular jenis ini.

"Semoga husnul khotimah

Weling Bite (Bungarus Candidus)

Selalu safety saat berharadapan dengan ular sahabatku reptiler, Menggunakan safety tools saat hendak

rescue atau menangkap ular itu sangat harus terutama ular mematikan.

Dan untuk Awam hindari ular jika berjumpa dengan mereka," tulis Panji.

Panji Petualang juga mengunggah kabar ini melalui akun Instagramnya, @panjipetualang_real, Kamis (22/8/2019)
Panji Petualang juga mengunggah kabar ini melalui akun Instagramnya, @panjipetualang_real, Kamis (22/8/2019) (ig @panjipetualang_real)

Dikutip dari Wikipedia, Weling atau ular weling (Bungarus candidus) adalah sejenis ular berbisa dari suku Elapidae; menyebar di Asia Tenggara hingga ke Jawa dan Bali.

Di beberapa tempat dikenal sebagai ular belang, nama yang juga disematkan bagi ular welang (B. fasciatus).

Ular yang ramping dan tidak seberapa panjang; dari kepala hingga ekor sekitar 100 cm, dengan panjang maksimal sekitar 155 cm.

Bisa ular weling bersifat mematikan dan menimbulkan gejala sebagaimana bisa ular Elapidae pada umumnya, kecuali kobra.

Ular Piton 7 Meter Ada Benjolan Besar di Perutnya, Mendadak Keluar dari Peti dan Gigit Warga

Sifat utamanya adalah racun saraf (neurotoxic), yang dapat berakibat rusaknya jaringan saraf dan membawa kelumpuhan.

Gigitan kobra yang mengandung bisa, akan menimbulkan rasa sakit yang sangat dan pembengkakan di sekitar luka, meskipun kadang-kadang gejala ini tidak muncul.

Di pihak lain gigitan weling tidak demikian, yakni cenderung tidak menimbulkan sakit berlebihan atau bengkak di lokasi luka, tetapi dapat berakibat fatal.

Artikel ini sudah tayang di Intisari Online dengan judul wow-inilah-salah-satu-daratan-di-bumi-yang-tidak-dihuni-oleh-ular-kabar-bahagia-untuk-yang-takut-ular dan tribun-medan.com dengan judul Meninggal Dunia Usai Digigit Ular Berbisa, Sepele Sempat Bercanda dengan Rekannya

Penulis: Beni Yulianto
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved