Tribun Bandar Lampung

Jemaah Haji Bandar Lampung Tidak Perlu Tunggu Koper

Jemaah haji asal Bandar Lampung yang sudah sampai di Asrama Haji, Rajabasa, Bandar Lampung, bisa langsung pulang ke rumah.

Jemaah Haji Bandar Lampung Tidak Perlu Tunggu Koper
Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Bandar Lampung Abdul Basid 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jemaah haji asal Bandar Lampung yang sudah sampai di Asrama Haji, Rajabasa, Bandar Lampung, bisa langsung pulang ke rumah. Jemaah haji tidak perlu menunggu koper karena kondisi pasti lelah setelah perjalanan jauh dari Tanah Suci.

"Kami mengimbau para jemaah haji, jika sudah sampai di Asrama Haji, jangan ada yang menunggu koper. Pokoknya, langsung pulang karena kondisi sudah capek dari perjalanan jauh," pesan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Bandar Lampung Abdul Basid, di Asrama Haji, Kamis (22/8/2019).

Secara teknis, papar Basid, jemaah haji boleh mencari dan mengambil tas tenteng masing-masing begitu turun dari bus di Asrama Haji.

"Jika sudah ketemu, semuanya mohon segera pulang ke rumah untuk istirahat," katanya.

Basid menjelaskan, tiga jam setelah kedatangan jemaah haji, baru anggota keluarga bisa mengambil koper ke Asrama Haji.

"Boleh berwakil. Dengan syarat, membawa paspor jemaah haji yang bersangkutan," ujarnya.

Jika anggota keluarga tidak membawa paspor jemaah haji, maka panitia tidak bisa melayani pengambilan koper.

"Karena, di dalam paspor ada lembar visa. Itu kami ambil. Jadi pegangan kami bahwa jemaah haji sudah mengambil koper," kata Basid.

Sebanyak 399 jemaah haji dari kelompok terbang 9 asal Bandar Lampung akan tiba di Asrama Haji pada Jumat (23/8/2019). Ini kedatangan kedua jemaah haji Lampung setelah 410 jemaah haji dari kloter 5 Lampung Tengah pada Rabu (21/8/2019).

Kepala Kantor Kemenag Bandar Lampung Mahmuddin Aris Rayusman mengungkapkan para jemaah haji asal Bandar Lampung ini akan tiba sekitar pukul 13.50 WIB.

Menurut Mahmuddin, calon jemaah haji kloter 9 Bandar Lampung awalnya termanifes sebanyak 402 orang. Namun, jumlah calhaj yang berangkat akhirnya sebanyak 401 orang. Ada seorang calhaj atas nama Sutiati yang sakit sebelum masuk Asrama Haji.

"Jadi, keberangkatannya (calhaj Sutiati) tertunda. Sehingga, yang berangkat 401 orang. Dari 401 orang itu, satu calhaj meninggal dunia di Madinah atas nama Saruddin Pohan. Lalu, 20 Agustus kemarin, satu orang lagi meninggal, Lugiman Cokro Rejo," papar Mahmuddin.

"Jadi, yang pulang (calhaj kloter 9 Bandar Lampung) 399 orang. Di luar TPHD (Tim Pendamping Haji Daerah). Tapi, jumlah koper yang pulang tetap 401 unit," sambungnya.

Adapun keseluruhan jemaah haji Bandar Lampung yang berangkat ke Tanah Suci sebanyak 1.898 orang, di luar TPHD. Jumlah jemaah haji yang meninggal dunia ada dua orang, sehingga saat ini jumlahnya 1.896 orang. 

(Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: yoso
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved