Syuting di Tegal Mas, Robinson Journey Ajak Biker dari Amerika

Jumat, 22 Agustus 2019 kru Robinson Journey tampak berlabuh di dermaga Tegal Mas.

Syuting di Tegal Mas, Robinson Journey Ajak Biker dari Amerika
Ist
Jisel Co-host Robinson Journey 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Jumat, 22 Agustus 2019 kru Robinson Journey tampak berlabuh di dermaga Tegal Mas. Jisel co host Robinson Journey nampak cekatan turun dari boat dan para kru terlihat langsung mengambil gambar.

"Ini adalah kali kedua kunjungan saya ke Pulau Tegal Mas" ujar Jisel. Jisel bercerita saat episode perjalanan Robinson Journey ke keliling Sumatera, ia mendengar cerita tentang Pulau Tegal Mas.

"Saat itu dalam pikiran saya yang namanya tegal yah tegalan (padang ilalang) sampai saya bertemu dengan Pak Thomas" tambahnya.

"Menurut saya sebuah pulau yang tadinya kosong lalu sekarang disulap menjadi tempat seperti ini adalah luar biasa sekali". kata Jisel.

Lebih lanjut Jisel bercerita saat dipertunjukkan foto- foto Pulau Tegal Mas oleh Thomas membuatnya terheran-heran.

Kru Robinson Journey Berfoto Bersama
Kru Robinson Journey Berfoto Bersama (Ist)

"Bisa disulap jd kayak gini" kata Jisel. "Lokasinya yang dekat dengan Jakarta membuat tempat ini sangat direkomendasi. Pulaunya enak buat santai, sepi, tidak banyak lalu lalang kendaraan dan fasilitasnya juga banyak" tambah Jisel.

Nampak dalam rombongan kecil tersebut dua tamu Robinson Journey Sara E. Silverstein dan Brennan Dates. Sara menyampaikan kesan pertamanya terhadap pulau Tegal Mas. "Boat (kapalnya) bagus, tempatnya tenang dan damai".

Sara E Silverstein Menunjukkan Palo Santo
Sara E Silverstein Menunjukkan Palo Santo (Ist)

Sara tampak menyalakan sepotong kayu. "Ini namanya Palo Santo (Bursera Graveolens) dan sangat bagus untuk cleansing ujarnya.

Sementara itu tamu kedua Robinson Journey adalah Brennan Dates. Biker asal Amerika ini bercerita tentang pengalamannya melintasi 22 negara dengan motor BMW nya sebelum sampai ke Indonesia. Brannen memulai perjalanannya dengan terbang dari Miami ke New York lalu ke Paris.

"Perjalanan melintasi benua eropa dan asia dengan mengendarai motor BMW diawali dari Perancis lalu Belgia, Belanda, Jerman, Polandia, Republik Ceko, Slovakia, Hunggaria, Rumania, Bulgaria, Turki, Republik Georgia, Azerbaijan, Kazakstan, Turkistan, Kirgistan, China, Tibet, Nepal, India, Myanmar, Malaysia dan akhirnya sampai di Indonesia" kata Brannen. (*)

Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved